Yangdimaksud dengan “ketat” adalah pengecualian informasi hanya dapat dikecualikan berdasarkan Undang-undang tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Undang-undang. Yang dimaksud dengan “terbatas” adalah Jangka Waktu Informasi yang Dikecualikan tidak bersifat permanen. Ayat (3) Cukup jelas Pasal 3 Cukup jelas.
Pengertian Klausa Menurut Beberapa AhliRusmajiH. AlwiChaerArifinCiri-Ciri KlausaUnsur – Unsur KlausaJenis-Jenis Klausa1. Jenis Klausa Berdasarkan Strukturnyaa. Klausa Bebasb. Klausa Terikat2. Jenis Klausa Berdasarkan Fungsinya a. Unsur Pengisi Fungsi Subjekb. Unsur Pengisi Fungsi Predikatc. Unsur Pengisi Fungsi Objekd. Unsur Pengisi Fungsi Pelengkape. Unsur Pengisi Fungsi Keterangan3. Jenis Klausa Berdasarkan Kelengkapan Unsurnya a. Klausa Lengkapb. Klausa Tidak Lengkap4. Jenis Klausa Berdasarkan Kata Negatifnya a. Klausa Negatifb. Klausa Positif5. Jenis Klausa Berdasarkan Unsur Yang Menjadi Predikat a. Klausa Verbal b. Klausa Transitifc. Klausa Nominald. Klausa Adjektiva e. Klausa Preporsisional Supaya mendapatkan tulisan yang bagus dan mudah dipahami pembaca, kita perlu memahami struktur penyusunan paragraf yang baik. Ada banyak ragam penyusunan kalimat, salah satu yang sering kita temui adalah klausa. Pada kesempatan kali ini akan dibahas tentang klausa yang meliputi pengertian klausa, lalu ciri-ciri klausa, jenisnya klausa, dan contoh klausa. Simak selengkapnya! Mau menulis buku? Anda wajib punya panduan iniGRATIS! Ebook Panduan Menulis Buku [PREMIUM] Pengertian Klausa Menurut Beberapa Ahli Klausa adalah penggabungan kata yang terdiri atas subjek dan predikat. Contoh klausa Ibu memasak tersusun dari Subjek dan Predikat. Biasanya, klausa dilengkapi dengan objek, pelengkap, dan keterangan. Sehingga, bisa ditarik kesimpulan bahwa klausa lebih lengkap dibandingkan dengan frasa. Akan tetapi, klausa belum menjadi sebuah kalimat karena tidak mempunyai intonasi akhir. Berikut pengertian klausa menurut para ahli Rusmaji Menurut Rusmaji, klausa merupakan unsur kalimat, sebab sebagian besar kalimat itu terdiri dari dua unsur klausa. H. Alwi Menurut H. Alwi, klausa adalah satuan sintaksis yang terdiri atas dua kata atau lebih dan mengandung unsur predikasi. Chaer Menurut Chaer, klausa merupakan satuan sintaksis yang bersifat predikatif. Artinya adalah didalam satuan atau konstruksi itu terdapat sebuah predikat, bila dalam satuan itu tidak terdapat predikat, maka satuan itu bukan sebuah klausa Chaer,2009150. Arifin Menurut pendapat Arifin 200834, klausa adalah satuan gramatikal yang berupa gabungan kata yang sekurang-kurangnya terdiri atas subjek dan predikat. Klausa atau gabungan kata itu berpotensi menjadi kalimat. Baca Juga Penggunaan Kata Di Yang Benar Ciri-Ciri Klausa Ciri-ciri klausa yang dapat membedakannya dengan frasa diantaranya Memiliki satu jenis predikat Tidak memiliki intonasi akhir Jika ditambah dengan intonasi akhir maka akan menjadi sebuah kalimat Klausa termasuk dalam bagian dari kalimat plural Memiliki subjek secara tertulis atau tidak secara tertulis Unsur – Unsur Klausa Secara umum, klausa dibedakan menjadi 2, yaitu unsur inti dan tidak inti. Unsur inti klausa adalah subjek S dan predikat P Unsur yang bukan inti klausa adalah objek O, pelengkap Pel, keterangan K. Jenis-Jenis Klausa Pengertian klausa dapat diklasifikasikan berdasarkan fungsi, struktur, kelengkapan unsurnya, dan kata negatifnya. Di bawah akan dijelaskan lebih rinci jenis klausa dan contohnya. 1. Jenis Klausa Berdasarkan Strukturnya Berdasarkan strukturnya, macam-macam klausa dibagi menjadi dua jenis, yaitu klausa bebas dan klausa terikat. a. Klausa Bebas Klausa bebas merupakan jenis klausa yang mempunyai unsur-unsur yang lengkap sehingga memiliki kemungkinan untuk menjadi kalimat utama, yaitu kalimat yang mempunyai subjek dan predikat. Klausa jenis ini dapat berdiri sendiri dan tidak menggunakan konjungsi. Contoh klausa bebas Ayah bekerja Kakak menyapu Nia menyanyi Arjuna bermain Nenek Kasimah menjahit Paman mendayung, Presiden berpidato Bu Guru mengajar, Gadis berjalan Mobil melaju Pesawat terbang mengudara Balon melayang b. Klausa Terikat Klausa terikat merupakan juga sebagai anak kalimat. Klausa terikat tidak memiliki kemungkinan menjadi sebuah kalimat karena seringkali tidak memiliki subjek maupun predikat. Klausa ini dapat ditandai dengan adanya penggunaan konjungsi dalam kalimatnya. Contoh klausa terikat Ayah pulang tadi siang Ibu pergi ke pasar Tokonya berada diantara dua rumah Kami berangkat menuju hotel dengan mobil Kakak Bila membujuk dengan permen agar Juna belajar Kami sudah berangkat sejak kemarin Arjuna menangis ketika Bunda tidur 2. Jenis Klausa Berdasarkan Fungsinya Sementara berdasarkan fungsinya, macam-macam klausa dibagi menjadi 5 macam, yakni fungsi pengisi subjek, fungsi sebagai predikat, fungsi sebagai objek, fungsi sebagai pelengkap, dan fungsi sebagai keterangan. a. Unsur Pengisi Fungsi Subjek Dalam bahasa Indonesia, unsur pengisi subjek biasanya adalah kata/frasa benda. Tetapi dapat juga diisi oleh kata kerja, kata sifat, dan kata bilangan. Pada klausa ini, subjek menjadi sebuah frasa nominal. Kedudukan akan subjek mendahului predikat. Contoh1. Saya S belum memahami P penjelasan guru O Subjek kata benda2. Pengusaha kayu lapis itu S telah ditangkap P polisi O Subjek frasa benda b. Unsur Pengisi Fungsi Predikat Fungsi predikat dapat diisi dengan kategori kata benda, kata sifat, kata kerja, dan kata bilangan. Contoh1. Rapat pengurus koperasi S diadakan P bulan depan Ket.2. Anak Pak Lurah S hanya satu P3. Calon menantuku S seorang penulis P Baca Juga Kata Kerja Macam-Macam dan Contoh Penggunaannya c. Unsur Pengisi Fungsi Objek Unsur pengisi fungsi objek adalah kata/frasa benda. Jenis pengisi klausa fungsi objek berupa frasa nominal dan melengkapi verba transitif. Terdapat 2 macam objek, yaitu objek langsung dan tidak langsung. Objek langsung merupakan objek yang diketahui perbuatannya dengan langsung pada predikat verbal. Sementara itu objek tidak langsung merupakan objek sebagai penerima perbuatan di dalam predikat verbal. Contohnya sebagai berikut1. Indonesia S mengalami P krisis moneter O beberapa tahun silam Ket.2. Rendra S mengarang P puisi O d. Unsur Pengisi Fungsi Pelengkap Klausa pelengkap berwujud nomina, adjektiva, atau frasa adjektiva pada predikat verbal, serta frasa nominal. Biasanya pelengkap ini sering di salah artikan dengan menjadi objek. Perhatikan contoh di bawah ini1. Bibi saya P berjualan P sayur Pel. di pasar Ket.2. Anak Pak Haryono S bertambah P satu Pel.3. Semua siswa kelas enam S sedang belajar P berenang Pel. e. Unsur Pengisi Fungsi Keterangan Unsur pengisi keterangan dapat berupa kata keterangan, frasa depan, dan frasa benda. Keterangan fungsinya adalah untuk memperluas serta membatasi makna subjek ataupun predikat. Terdapat sejumlah jenis keterangan, seperti keterangan sebab, keterangan cara, keterangan alat, keterangan tempat, keterangan waktu, serta keterangan subjek, dan yang lain-lain. Contohnya sebagai berikut1. Cepat-cepat Ket. penjabret itu S menghilang P dari kerumunan orang Ket.2. Kemarin Ket. rombongan presiden S tiba P di Baghdad Ket.3. Daniel Sihite S menulis P dengan tangan kiri Ket. 3. Jenis Klausa Berdasarkan Kelengkapan Unsurnya Berdasarkan kelengkapan unsurnya, jenis klausa dibagai menjadi dua macam, yakni klausa lengkap dan tidak lengkap. a. Klausa Lengkap Klausa lengkap dapat dilihat dari kelengkapan sebuah unsur Subjek S dan Predikat P. Jika subjeknya di awal disebut Klausa Lengkap Susun biasa, jika Subjeknya berada di belakang Predikat maka disebut Klausa Lengkap Susun Balik Inversi. Contoh klausa lengkap Kami sedang bekerja Kami = subjek, sedang bekerja = predikat Ibu memasak Ibu = subjek, memasak = predikat Andi sekolah hari ini Andi = subjek, sekolah = predikat, hari ini = keterangan b. Klausa Tidak Lengkap Berkebalikan dengan klausa lengkap, klausa tidak lengkap dapat diamati dengan ketidaklengkapan unsur yang menyusunnya. Alias klausa ini hanya terdiri dari unsur predikat tanpa subjek. Contoh klausa tidak lengkap Terpaksa berhenti dari pekerjaannya Sudah pergi dari tadi siang Sedang membuat kue Baca Juga Kata Majemuk Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Lengkapnya 4. Jenis Klausa Berdasarkan Kata Negatifnya Macam macam klausa berdasarkan kata negatif ada 2 jenis klausa, yaitu klausa negatif dan klausa positif. a. Klausa Negatif Klausa negatif yaitu klausa yang punya kata negatif seperti “tidak”,”bukan”,”jangan”, jadi predikatnya itu bersifat negatif. Contoh klausa negatif Ibu belum pergi Ibu = subjek, belum pergi = predikat Bukan saya yang melakukannya saya = subjek, yang melakukan = predikat Karyawan belum menerima gaji bulan ini karyawan belum menerima = klausa negatif, karyawan = subjek, belum = predikat dan kata negatif. Kamu jangan mengganggu di yang sedang tertidur pulas! kamu jangan mengganggu = klausa negatif, kamu = subjek, jangan = predikat dan kata negatif. Mobil tidak dipakai oleh paman mobil tidak dipakai = klausa negatif, mobil = subjek, tidak = predikat dan kata negatif. b. Klausa Positif Klausa positif ialah klausa yang tidak memiliki kata negatif sehingga predikatnya bersifat positif. Contoh klausa positif Saya berhasil melakukannya saya = subjek, berhasil melakukannya = predikat Kami sudah menjadi anggota kami = subjek, menjadi anggota = predikat 5. Jenis Klausa Berdasarkan Unsur Yang Menjadi Predikat Berdasarkan unsur yang menjadi predikat, klausa dibagi menjadi 5 macam, diantaranya klausa verbal, klausa transitif, klausa nominal. a. Klausa Verbal Klausa verbal merupakan klausa yang predikatnya berkategori kata kerja. Jadi klausa verbal memiliki predikat yang berupa kata kerja. Contoh klausa verbal Petani mengerjakan sawahnya dengan tekun petani = subjek, mengerjakan sawahnya = predikat, dengan tekun = keterangan Dengan rajin, bapak guru memeriksa karangan murid dengan rajin = keterangan, bapak guru = subjek, memeriksa karangan murid = predikat Mereka memancing di sungai mereka = subjek, memancing = predikat, di sungai = keterangan Kita menyanyi Bersama kita = subjek, menyanyi = predikat, Bersama = keterangan Sementara berdasarkan struktur internalnya, klausa verbal dapat dibedakan menjadi dua, yaitu klausa transitif dan klausa intransitive. b. Klausa Transitif Klausa transitif adalah klausa yang mengandung kata kerja transitif, yaitu kata kerja yang menghendaki hadirnya objek. Klausa transitif adalah klausa yang mengandung kata kerja transitif, yaitu kata kerja yang mempunyai kapasitas memiliki satu atau lebih objek. Contoh klausa transitif Rudi mengagumi Yuli Rudi = subjek, mengagumi Yuli = predikat Ayah membelikan adik sepatu roda Ayah = subjek, membelikan adik sepatu roda = predikat Klausa verba transtif terdiri atas beberapa jenis, dimana jenis-jenis klausa tersebut antara lain Klausa Verba Transitif Aktif Klausa verba transitif aktif merupakan klausa verba yang subjeknya aktif sebagai pelaku, dan predikatnya dibubuhi dengan imbuhan me-, me-i, atau me-kan. Contoh klausa verba transitif aktif Dia menjilati es krim itu subjek dia, predikat menjilati, objek es krim itu Dia mengajukan surat lamaran kerja subjek dia, predikat mengajukan, objek surat lamaran Klausa Verba Transitif Pasif Klausa verba transitif pasif merupakan klausa verba yang subjeknya menjadi penderita dan predikatnya diberi imbuhan di-, ter-, atau ber-an. Selain diberi imbuhan, klausa ini juga bisa diawali dengan kata kena di awal predikatnya. Contoh klausa verba transitif pasif Dia ditipu orang itu subjek dia, predikat ditipu, objek orang itu Dia ditahan polisi subjek dia, predikat ditahan, objek polisi Dia kena tipu seseorang subjek dia, predikat kena tipu, objek seseorang Klausa Verba Transitif Medial Klausa verba transitif medial merupakan klausa yang subjeknya berperan sebagai pelaku sekaligus korban. Contoh klausa verba transitif medial Dia merenungi nasibnya sendiri subjek yang berperan sebagai pelaku sekaligus korban dia Aku menyalahkan diriku sendiri subjek yang berperan sebagai pelaku sekaligus korban aku Kami menertawakan kebodohan kami subjek yang berperan sebagai pelaku sekaligus korban kami Baca Juga Perbedaan Singkatan dan Akronim Penjelasan dan Contoh Lengkap Klausa Verba Transitif Resiprokal dan Reflektif Klausa verb transitif resiprokal atau reflektif merupakan klausa yang predikatnya menerangkan adanya hubungan saling membalas antara subjek dan predikat. Contoh klausa verba transitif transitif resiprokal atau reflektif a Aku bersalam-salaman dengan dia tadi pagi Predikat yang menyatakan hubungan saling balas antara subjek dan objek bersalam-salaman. Subjek dan objek aku, dia. b Mereka saling ejek dengan warga kampung sebelah Predikat yang menyatakan hubungan saling balas antara subjek dan objek saling ejek. Subjek dan objek mereka, warga kampung sebelah c. Klausa Nominal Klausa nominal merupakan klausa dimana predikatnya termasuk kata benda ataupun frasa nomina. Struktur utama klausa ini sendiri sama seperti klausa lainnya yaitu terdiri atas subjek dan juga klausa nominal Staf ahli bidang meteorologi staf ahli = subjek, bidang meteorologi = predikat. Pak Wawan seorang satpam Pak Wawan = subjek, seorang satpam = predikat. Berita dari media daring berita = subjek, bidang media daring = predikat. Mobil baru kakak Nodi mobil baru = subjek, kakak Nodi = predikat. Boneka koleksi Tika boneka = subjek, koleksi Tika = predikat. Bapak Ridwan Kamil seorang Gubernur Bapak Ridwan Kamil = subjek, seorang gubernur = predikat. Pak Andi seorang arsitektur Pak Andi = subjek, seorang arsitektur = predikat. d. Klausa Adjektiva Dalam jenis klausa adjectiva ini, predikat berkedudukan sebagai kata keadaan. Penyusunan klausa adjektival secara umum terdiri dari subjek yang berkategorikan nomina dan predikat yang berkategorikan adjektif. Contoh klausa adjetiva Harga baju itu sangat mahal. Harga baju itu = kata benda, sangat mahal = kata sifat Anak itu cerdas sekali. Anak itu = kata benda, cerdas sekali = kata sifat Hawa pagi ini dingin sekali Hawa pagi ini = kata benda, dingin sekali = kata sifat Bunga itu harum sekali Bunga itu = kata benda, harus sekali = kata sifat Budi lebih tinggi dari Andi Budi = kata benda, lebih tinggi = kata sifat. Bapak lebih tua dari Ibu bapak = kata benda, lebih tua = kata sifat. Adik lebih muda dari kakak adik = kata benda, lebih muda = kata sifat. Baca Juga 12 Penggunaan Huruf Kapital Yang Benar dalam Buku / Karya Ilmiah e. Klausa Preporsisional Klausa preposisional adalah ketika sebuah kalimat predikatnya berupa preposisi atau kata depan. Seperti di, ke, dari, maupun sejenisnya. Cara penulisannya pun berbeda-beda, tergantung bagaimana konteks kalimat. Mengingat kata depan di, ke, dari apabila menyatakan tempat maka harus dipisah dengan kata di belakangnya. Sebaliknya untuk kata sambung yang berarti kata sifat/keterangan tidak perlu disambung. Contoh Ibu di kamar benar Ibu dikamar salah Ayah pergi ke kantor benar Ayah pergi kekantor salah Contoh klausa preporsisional David dari stadion David = subjek, dari = predikat dan kata depan, stadion = objek Panji dari losmen Panji = subjek, dari = predikat dan kata depan, losmen = objek Sekian ulasan lengkap seputar klausa, apakah kamu sudah paham? Semoga bermanfaat ya! Pertanyaan Seputar Klausa Klausa itu artinya apa?Klausa merupakan penggabungan kata yang terdiri atas subjek dan predikat. Apa contoh dari klausa?Contoh klausa lengkap Kami sedang bekerja Kami = subjek, sedang bekerja = predikatAndi sekolah hari ini Andi = subjek, sekolah = predikat, hari ini = keterangan Apa ciri-ciri klausa?Ciri-ciri klausa diantaranya memiliki satu jenis predikat, tidak memiliki intonasi akhir, bagian dari kalimat plural.
MenurutPeraturan Menteri Perdagangan Nomor 46/M-DAG/PER/9/2009 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 36/M-Dag/Per/9/2007 tentang Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan skala SIUP dibagi menjadi 3 Klasifikasi, antara lain:. SIUP Kecil (pasal 2 ayat 2 point a); Dalam pasal 3 ayat 1 disebutkan untuk SIUP Kecil wajib dimiliki oleh
18 dari pihak satu kepada pihak lainnya. Informasi ini biasa berupa pemberitahuan, penjelasan, permintaan, laporan, sanggahan, dan sebagainya. Fungsi Surat a. Sebagai alat komunikasi b. Sebagai wakil atau duta organisasi c. Sebagai bukti tertulis yang otentik d. Sebagai alat pengingat berpikir bila sewaktu-waktu diperlukan e. Sebagai pedoman untuk dasar bertindak f. Sebagai jaminan keamanan g. Sebagai alat bukti atau dokumen historis h. Sebagai alat promosi pihak pengirim i. Sebagai alat untuk memperpendek jarak, penghemat tenagawaktu Klasifikasi Surat a. Menurut sifat isi dan asalnya, mencakup 1. Surat Pribadi Yaitu surat yang memiliki kebebasan dalam bentuk dan pemakaian bahasa. 2. Surat Dinas Yaitu surat resmi yang dipergunakan oleh instansi pemerintah untuk kepentingan administrasi pemerintahan dan harus tunduk pada aturan resmi. 3. Surat Niaga Yaitu surat resmi yang biasa dipergunakan oleh perusahaan niaga, dalam pemakaian bahasanya, disini bisa lebih luwes dibandingkan dengan bahasa resmi. 19 b. Menurut wujudnya, mencakup 1. Kartu Pos Yaitu bentuk surat terbuka, untuk mewartakan berita-berita pendek dan praktis. Terbuat dari kertas yang agak tebal, BC ataupun manila karton berukuran 10x15 cm. 2. Warkat Pos Yaitu wujud surat tertutup yang terbuat dari sehelai kertas yang telah dicetak dan apabila dilipat terlihat seperti amplop. 3. Surat Bersampul Yaitu surat yang memakai amplop, tertutup tempat menulis suratnya dan dapat memuat berita yang cukup panjang. 4. Memorandum dan Nota Yaitu surat yang digunakan dalam surat menyurat intern kantor yang biasanya digunakan untuk meminta atau memberikan informasi nota yang sifatnya mengingatkan. 5. Telegram Yaitu surat atau berita yang pengirimannya disalurkan melalui pesawat morse, teleprinter. 6. Surat Kawat Yaitu surat yang ditulis dengan gaya bahasa telegram dan pada umumnya dipergunakan untuk Ucapan Selamat dan sejenisnya. 7. Surat Pengantar Yaitu surat yang biasanya mempunyai bentuk serta susunan yang telah dicetak dan umumnya berupa formulir isian. 20 c. Menurut Sasarannya, mencakup 1. Surat Pemberitahuan Yaitu surat yang ditujukan untuk semua orang yang berada dilingkungan surat itu berada. 2. Surat Edaran Yaitu surat yang ditujukan untuk lebih dari satu orang atau satu alamat. 3. Surat Terbatas Yaitu surat yang ditujukan kepada orang yang bersangkutan. d. Menurut Sifatnya, mencakup 1. Surat Rahasia Yaitu surat yang isinya tidak boleh dilihat oleh orang lain selain oleh yang bersangkutan yang tertera dalam alamat. 2. Surat Konfidensial Yaitu surat yang isinya diketahui oleh orang-orang tertentu. 3. Surat Biasa Yaitu surat yang boleh diketahui oleh orang lain. e. Menurut Urgensi Penyelesaiannya, mencakup a. Surat Biasa b. Surat Kilat c. Surat Kilat Khusus f. Menurut Prosedur Pengurusannya, mencakup a. Surat Masuk 21 Yaitu surat yang datang atau diterima dari instansi atau organisasi lain. Surat dapat dikirim melalui pos atau diantar langsung oleh kurir dari instansi yang bersangkutan. b. Surat keluar Yaitu surat yang dikirim dari suatu instansi atau organisasi ke instansi atau organisasi lain. Surat dapat dikirim melalui pos atau diantar langsung oleh kurir. c. Surat Antar Bagian

Jenisjenis surat dan contohnya – Surat merupakan media komunikasi yang bertujuan untuk menyampaikan pesan atau informasi secara tertulis dari satu pihak kepada pihak lain. Terdapat beberapa macam-macam surat jika dilihat berdasarkan format dan tujuannya, misalnya surat pribadi atau surat resmi. Ada beberapa fungsi surat antara lain untuk

Hotel adalah suatu jenis akomodasi yang dikelola sebagai bagian integral dari usaha pariwisata yang menyediakan jasa pelayanan penginapan, makan dan minuman dan fasilitas-fasilitas lainnya yang dikelola secara komersial sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah. Hotel memegang peranan penting dalam industri pariwisata. Tanpa adanya hotel wisatawan tidak dapat menikmati liburan dengan menyenangkan. Hal ini disebabkan karena hotel menyediakan layanan menginap dan layanan lainnya yang dibutuhkan dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, hotel adalah bangunan berkamar banyak yang disewakan sebagai tempat menginap dan makan orang yang sedang dalam perjalanan. Sedangkan menurut Surat Keputusan Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi No. KM 37/ tentang peraturan usaha dan pengelolaan hotel, menyebutkan bahwa pengertian hotel adalah suatu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian atau seluruh bangunan untuk menyediakan jasa penginapan, makanan dan minuman serta jasa penunjang lainnya bagi umum yang dikelola secara definisi dan pengertian hotel dari beberapa sumber buku Menurut Al Bataafi 2005, hotel adalah suatu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian/seluruh bangunan untuk menyediakan jasa pelayanan penginapan, makan dan minum yang dikelola secara komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan yang ditetapkan pemerintah. Menurut Sulastiyono 2006, hotel adalah bagian integral dari usaha pariwisata yang menurut keputusan Menparpostel disebutkan sebagai usaha akomodasi yang dikomersialkan dengan menyediakan fasilitas-fasilitas yaitu kamar tidur atau kamar tamu, makanan dan minuman, pelayanan-pelayanan penunjang lain seperti; fasilitas olahraga, fasilitas laundry dan sebagainya. Menurut Sihite 2000, hotel adalah jenis akomodasi yang menyediakan fasilitas dan pelayanan penginapan, makan dan minuman, serta jasa-jasa lainnya untuk umum yang tinggal untuk sementara waktu dan dikelola secara komersial. Menurut Lawson 1995, hotel adalah suatu bangunan yang menyediakan jasa penginapan, makanan, minuman, serta pelayanan lainnya untuk umum yang dikelola secara komersial terutama untuk para wisatawan. Menurut Agusnawar 2000, hotel adalah salah satu bentuk usaha yang bergerak dalam bidang pelayanan jasa kepada para tamu hotel baik secara fisik, psikologi maupun keamanan selama tamu mempergunakan fasilitas atau menikmati pelayanan di Hotel Menurut Sulastiyono 2006, berdasarkan durasi lamanya waktu menginap, hotel dikelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu Residential Hotel, yaitu hotel yang disediakan bagi para pengunjung yang menginap dalam jangka waktu yang cukup lama. Tetapi tidak bermaksud menginap. Umumnya terletak di kota, baik pusat maupun pinggir kota dan berfungsi sebagai penginapan bagi orang-orang yang belum mendapatkan perumahan di kota tersebut. Transietal Hotel, yaitu hotel yang diperuntukkan bagi tamu yang mengadakan perjalanan dalam waktu relatif singkat. Pada umumnya jenis hotel ini terletak pada jalan jalan utama antar kota dan berfungsi sebagai terminal point. Tamu yang menginap umumnya sebentar saja, hanya sebagai Hotel, yaitu diperuntukkan bagi tamu yang sedang mengadakan wisata dan liburan. Hotel ini umumnya terletak di daerah rekreasi/wisata. Hotel jenis ini pada umumnya mengandalkan potensi alam berupa view yang indah untuk menarik Surat Keputusan Menteri Perhubungan berdasarkan tujuan dan tuntutan tamu yang ingin menginap, hotel dibagi menjadi empat jenis, yaitu Bussiness hotel, yaitu hotel yang bertujuan untuk melayani tamu yang memiliki kepentingan bisnis. Tourist hotel, yaitu hotel yang bertujuan melayani para tamu yang akan mengunjungi objek objek wisata. Sport hotel, yaitu hotel khusus bagi para tamu yang bertujuan untuk olahraga atau hotel, yaitu hotel yang memiliki fasilitas akomodasi yang disediakan bagi tamu yang bertujuan melakukan Al Bataafi 2005, berdasarkan lokasinya, hotel dibagi menjadi empat jenis, yaitu City Hotel, yaitu hotel yang lokasinya terletak di kawasan Hotel, yaitu hotel yang terletak di pinggir atau berdekatan dengan kota besar. Motel, yaitu hotel yang berlokasi di pinggir atau di sepanjang jalan raya yang berhubungan antar kota besar dan memiliki penyediaan fasilitas parkir terpisah. Resort hotel, yaitu hotel yang terletak di daerah wisata, baik pegunungan atau pantai. Jenis hotel ini umumnya dimanfaatkan oleh para wisatawan yang datang untuk wisata atau rekreasi. Beach Hotel, yaitu hotel yang terletak di kawasan tepi Hotel Menurut Bagyono 2007, berdasarkan luas dan jumlah kamar, hotel diklasifikasikan dalam tiga kelompok, yaitu Hotel Kecil small hotel, adalah hotel yang memiliki lebih dari 25 kamar atau kurang dari 100 Menengah above average hotel, adalah hotel yang memiliki lebih dari 100 kamar dan kurang dari 300 Besar large hotel, adalah hotel yang memiliki lebih dari 300 menurut tarif kamar yang ditawarkan, hotel dibagi dibagi menjadi tiga kategori, yaitu Economy class, adalah hotel yang memiliki tarif kamar kelas ekonomi harga kamar relatif murah. First class, adalah hotel dengan tarif kamar class, adalah hotel yang memiliki harga kamar sangat Surat Keputusan Dirjen Pariwisata No. 14/U/II/1988 tentang usaha dan pengelolaan hotel, membagi klasifikasi hotel berdasarkan sistem bintang, yang diurutkan dari kelas yang terendah diberi bintang satu, sampai kelas tertinggi adalah hotel bintang lima. Dasar penilaian yang digunakan untuk menentukan jumlah bintang yang diterima antara lain adalah Persyaratan fisik, meliputi lokasi hotel dan kondisi bangunan. Jumlah kamar yang tersedia. Bentuk pelayanan yang tenaga kerja, meliputi pendidikan dan kesejahteraan karyawan. Fasilitas olahraga dan rekreasi lainnya yang tersedia seperti kolam renang lapangan tenis dan penjelasan untuk masing-masing klasifikasi hotel berdasarkan bintang satu sampai dengan bintang lima adalah sebagai berikuta. Hotel Bintang 1 Hotel bintang 1 memiliki beberapa spesifikasi sebagai berikut Jumlah kamar standar minimal 15 kamar dan semua kamar dilengkapi kamar mandi di dalam. Ukuran kamar minimum termasuk kamar mandi 20 m2 untuk kamar double dan 18 m2 untuk kamar single. Ruang publik luas 3m2 x jumlah kamar tidur tidur, minimal terdiri dari lobi, ruang makan > 30m2 dan bar. Pelayanan akomodasi yaitu berupa penitipan barang Hotel Bintang 2 Hotel bintang 2 memiliki beberapa spesifikasi sebagai berikut Jumlah kamar standar minimal 20 kamar termasuk minimal 1 suite room, 44 m2.Ukuran kamar minimum termasuk kamar mandi 20m2 untuk kamar double dan 18 m2 untuk kamar single. Ruang public luas 3 m2 x jumlah kamar tidur, minimal terdiri dari lobi, ruang makan >75 m2 dan bar. Pelayanan akomodasi yaitu berupa penitipan barang berharga penukaran uang asing, postal service, dan antar Hotel Bintang 3 Hotel bintang 3 memiliki beberapa spesifikasi sebagai berikut Jumlah kamar minimal 30 kamar termasuk minimal 2 suite room, 48 m2. Ukuran kamar minimum termasuk kamar mandi 22 m2 untuk kamar single dan 26 m2 untuk kamar double. Ruang publik luas 3 m2 x jumlah kamar tidur, minimal terdiri dari lobi, ruang makan >75m2 dan bar. Pelayanan akomodasi yaitu berupa penitipan barang berharga, penukaran uang asing, postal service dan antar Hotel Bintang 4 Hotel bintang 4 memiliki beberapa spesifikasi sebagai berikut Jumlah kamar minimal 50 kamar termasuk minimal 3 suite room, 48 m2.Ukuran kamar minimum termasuk kamar mandi 24 m2 untuk kamar single dan 28 m2 untuk kamar double. Ruang publik luas 3 m2 x jumlah kamar tidur, minimal terdiri dari kamar mandi, ruang makan > 100 m2 dan bar > 45 m2 .Pelayanan akomodasi yaitu berupa penitipan barang berharga, penukaran uang asing, postal service dan antar jemput. Fasilitas penunjang berupa ruang linen > 0,5 m2 x jumlah kamar, ruang laundry > 40 m2, dry cleaning > 20 m2, dapur > 60% dari seluruh luas lantai ruang makan. Fasilitas tambahan pertokoan, kantor biro perjalanan, maskapai perjalanan, drugstore, salon, function room, banquet hall, serta fasilitas olah raga dan Hotel Bintang 5 Hotel bintang 5 memiliki beberapa spesifikasi sebagai berikut Jumlah kamar minimal 100 kamar termasuk minimal 4 suite room, 58 m2.Ukuran kamar minimum termasuk kamar mandi 26 m2 untuk kamar single dan 52m2 untuk kamar double. Ruang public luas 3 m2 x jumlah kamar tidur, minimal terdiri dari lobi, ruang makan >135 m2 dan bar >75 m2.Pelayanan akomodasi yaitu berupa penitipan barang berharga, penukaran uang asing, postal service dan antar jemput. Fasilitas penunjang berupa ruang linen >0,5 m2 x jumlah kamar, ruang laundry >40 m2, dry cleaning >30 m2, dapur >60% dari seluruh luas lantai ruang makan.Fasilitas tambahan pertokoan, kantor biro perjalanan, maskapai perjalanan, drugstore, salon, function room, banquet hall, serta fasilitas olahraga dan sauna. Daftar PustakaKBBI Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2005. Jakarta Penerbitan dan Bataafi, Wisnu. 2005. House Keeping Departement, Floor and Publick Area. Bandung AlfabetaSulastiyono, Agus. 2006. Manajemen Penyelenggaraan Hotel. Bandung Richard. 2000. Tourism Industry Kepariwisataan. Surabaya F. 1995. Hotels & Resorts Planning, Design and Refurbishment. London The Architectural 2000. Operasional Tata Graha Hotel Hotel Housekeeping Operational. Jakarta Gramedia Pustaka UtamaBagyono. 2007. Pariwisata dan Perhotelan. Bandung Alfabeta.
16 Perancangan Skema Klasifikasi Dan Tesaurus âš« 3. Unik, karena arsip memiliki makna dalam kaitan dengan tindakan atau transaksi tertentu. Arsip bukan bagian informasi yang terisolasi. Arsip memiliki makna karena dihasilkan selama
Ilustrasi Cek Kosong. Foto studioCek kosong adalah cek yang ditolak bank karena saldo penerbit cek tak cukup atau rekening penerbit sudah ditutup. Cek kosong akan membawa kerugian bagi penerima cek dan dapat membawa dampak buruk bagi masyarakat luas bahkan negara. Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan cek kosong lebih rinci, simak juga pembahasan lengkapnya di artikel Berita Bisnis berikut Cek KosongIlustrasi Cek Kosong. Foto Surat Edaran BI Nomor 2 Tahun 2000, cek kosong adalah cek yang diunjukkan dan ditolak tertarik bank dalam tenggang waktu adanya kewajiban penyediaan dana oleh penarik pemilik rekening karena saldo tak cukup atau rekening telah cek kosong adalah cek yang ketika akan dicairkan ke bank ditolak bank karena saldo pemilik rekening tak cukup atau karena rekeningnya sudah jurnal Akibat dan Upaya Hukum Pemberian Cek Kosong oleh Kristhy, Febrizha, Riani, dkk., penerbit cek kosong bisa terjadi karena dana lupa disetorkan ke rekening giro. Hal tersebut juga bisa terjadi saat penerbit salah memperhitungkan bahwa dananya tersedia atau mencukupi di dalam rekening giro. Selain itu, penerbit juga dapat mengalami kesalahan administrasi sehingga terjadinya penerbitan cek kosong. Selanjutnya, apabila nasabah menyatakan tak sanggup menyetorkan dananya ke bank, bank akan menolak pembayarannya. Namun, jika nasabah menyatakan sanggup untuk menyetorkan dananya ke bank, bank akan menunggu sampai dana tersebut benar-benar dari penerbitan dan pemberian surat cek kosong akan membawa kerugian bagi penerima surat cek terutama kerugian materiil akibat tak terpenuhinya prestasi yang menjadi haknya. Selain itu, merujuk jurnal Masalah Penggunaan Cek Kosong dalam Transaksi Bisnis oleh Masyhuri, bila penerbit tersebut menarik cek kosong selama tiga kali berturut-turut dalam jangka waktu enam bulan, rekening harus segera ditutup dan penutupan harus dilaporkan ke bank sentral, yakni Bank ini berarti pemegang rekening atau penerbit cek tersebut tidak dapat berhubungan dengan bank-bank yang ada, baik di Indonesia maupun di luar yang Berperan dalam Penerbitan Cek Ilustrasi Cek Kosong. Foto studioMengutip jurnal Akibat dan Upaya Hukum Pemberian Cek Kosong oleh Kristhy, Febrizha, Riani, dkk., berikut para pihak yang terlibat dalam penerbitan cek Penerbit atau drawer adalah orang nasabah yang mengeluarkan cek. Tertarik atau drawee adalah bank yang tertulis pada cek yang diberi perintah tanpa syarat untuk membayar sejumlah uang atau holder adalah orang yang diberi hak untuk memperoleh pembayaran dan namanya tercantum dalam atau bearer adalah orang yang ditunjuk untuk menerima pembayaran tanpa menyebutkan namanya di dalam cek tersebut. Jadi, siapa yang membawa dan menunjukkan cek tersebut ke drawee akan memperoleh atau order adalah orang yang mengganti kedudukkan holder dengan endosemen. Apa yang terjadi jika menerbitkan cek kosong?Apa itu penerbit?Apa itu bearer?
DefinisiDenominasi. "Sebutan nilai nominal uang, saham, dan sebagainya (denomination)." "n (Ek): harga surat berharga (sertifikat bank dan sebagainya) yang tercantum di dalam surat itu: ide memasyarakatkan sertifikat Bank Indonesia itu bagus, masalahnya -- terkecil senilai 25 juta rupiah ini rasanya terlalu besar untuk masyarakat Indonesia."
Surat adalah alat komunikasi tertulis dalam sebuah kertas sebagai sarana informasi dan komunikasi kepada pihak lain baik atas nama pribadi atau instansi yang memiliki persyaratan khusus berupa notasi, pemakaian bahasa yang khas serta pencantuman tanda tangan. Surat dibutuhkan sebagai suatu sarana komunikasi yang bertujuan untuk menyampaikan satu informasi tanpa harus bertemu langsung dengan orang yang bersangkutan dengan cara diadakannya komunikasi tertulis. Dengan adanya surat maka seseorang, perusahaan atau organisasi diharapkan dapat menyampaikan informasi secara lengkap, sesuai dan dapat dipercaya. Berikut definisi dan pengertian surat dari beberapa sumber buku Menurut Suryani dkk 2015, surat adalah secarik kertas atau lebih yang berisi percakapan bahan komunikasi yang disampaikan oleh seseorang kepada orang lain, baik atas nama pribadi maupun organisasi/lembaga/instansi. Menurut Sugiarto 2005, surat adalah alat komunikasi tertulis untuk menyampaikan pesan kepada pihak lain yang memiliki persyaratan khusus yaitu penggunaan kertas, penggunaan model/bentuk, penggunaan kode dan notasi, pemakaian bahasa yang khas serta pencantuman tanda tangan. Menurut Barthos 2005, surat adalah alat komunikasi tertulis berasal dari satu pihak dan ditujukan kepada pihak lain untuk menyampaikan warta. Menurut Marjo 2000, surat adalah alat komunikasi tertulis atau sarana untuk menyampaikan pernyataan maupun informasi secara tertulis dari pihak satu ke pada pihak yang lain. Menurut Finoza 2009, surat adalah informasi tertulis yang dapat dipergunakan sebagai alat komunikasi tulis yang dibuat dengan persyaratan tertentu. Menurut Suprapto 2004, pengertian surat dapat ditinjau dari beberapa segi, yaitu Ditinjau dari segi sifat isinya, surat adalah jenis karangan paparan karena di dalamnya si pengirim mengemukakan maksud dan tujuan atau menjelaskan apa yang dipikirkan dan dirasakan. Ditinjau dari wujud penuturannya, surat merupakan percakapan atau dialog yang tertulis dari suatu pihak pengirim kepada pihak penerima. Ditinjau dari fungsinya, surat adalah alat komunikasi/informasi antara si pengirim dan si penerima yang berwujud tulisan dalam kertas atau lainnya. Fungsi Surat Surat berfungsi sebagai alat komunikasi tertulis untuk menyampaikan pesan atau informasi dari satu pihak kepada pihak lain karena surat berfungsi mencerminkan citra atau wibawa pihak pengirim. Menurut Rizal 2003, fungsi surat adalah sebagai berikut Surat sebagai alat komunikasi tulis. Surat sebagai tanda bukti, hitam diatas putih. Surat sebagai alat dokumentasi. Surat sebagai bukti historis. Surat sebagai alat pengingat. Surat sebagai pedoman untuk bertindak mengambil keputusan. Surat sebagai keterangan keamanan. Surat sebagai duta atau wakil organisasi. Surat sebagai alat mempermudah bagian tata usaha atau kearsipan. Sedangkan menurut Yatimah 2009, secara khusus surat memiliki fungsi berikut Duta atau wakil penulis untuk berhadapan dengan lawan bicara. Oleh karena itu, isi surat merupakan gambaran mentalitas pengirimnya. Alat pengingat atau berfikir karena surat dapat diarsipkan dan dapat dilihat lagi jika diperlukan. Pedoman untuk bertindak, seperti surat keputusan atau surat instruksi. Bukti tertulis yang autentik terutama surat-surat perjanjian. Dokumen historis sejarah, misalnya surat-surat perubahan suatu instansi, yuridis, dan administratif. Alat untuk menjamin keamanan, misalnya surat keterangan jalan. Syarat dan Prinsip Surat Menurut Sedarmayanti 2001, surat yang baik harus obyektif bukan subjektif, sistematis dalam susunan isi suratnya, singkat, jelas kepada siapa, dari mana, tentang apa, isinya lengkap, sopan, wujud fisik yang menarik. Dalam penggunaan media kertas harus yang tepat dari segi ukuran, jenis dan warna sesuai dengan surat yang akan ditulis, bentuk surat pun yang standar menggunakan gaya bahasa sopan dan hormat yang jelas tidak menimbulkan penafsiran makna yang berbeda dan lugas yaitu bahasa yang sederhana tidak bertele-tele sehingga mudah dipahami. Menurut Ramelan 2005, syarat surat yang baik adalah sebagai berikut Bentuk surat harus sesuai dengan isi. Bahasa yang digunakan tidak boleh kasar atau tidak menyinggung perasaan dan tetap menjaga sopan santun. Kalimat dalam surat harus memenuhi kaidah-kaidah tata bahasa Indonesia yang benar. Isi surat tidak bertele-tele bahasa yang efisien, efektif dan lugas tetapi sopan, jauh lebih mudah dipahami dan lebih mengesankan. Surat ditulis dalam bentuk yang menarik dan tersusun sesuai dengan peraturan, untuk itu penulis harus memahami berbagai bentuk surat yang digunakan. Penggunaan singkatan kata yang umum dipakai dalam surat menyurat. Penggunaan tanda baca dan huruf besar pada tempatnya. Menarik wujud dan fisiknya mutu kertas, bentuk surat, ketikan, dsb. Menurut Moekijat 2002, terdapat beberapa prinsip yang harus diperhatikan dalam menyusun surat yang baik sesuai dengan syarat-syarat yang disebutkan di atas, yaitu Keringkasan Conciseness. Ini berarti bahwa surat harus pendek. Usahakan untuk menggunakan jumlah kata yang paling sedikit untuk menyatakan arti yang ingin disampaikan. Kejelasan Clarity. Surat harus jelas, tidak bermakna ganda. Apabila pembaca dapat mengatakan "Apakah yang dimaksudkan dengan ini atau itu?", maka surat tersebut kurang jelas. Kesederhanaan Simplicity. Surat adalah suatu alat untuk mengadakan komunikasi dengan orang lain mengenai suatu masalah perusahaan. Kata-kata yang sederhana akan memberikan arti yang lebih jelas ketimbang kata-kata yang panjang dan sulit. Kesopanan Courtesy. Penyusunan kalimat yang bijaksana, suatu pendekatan yang menyenangkan, dan penulisan yang lancar membentuk nada surat. Jenis-jenis Surat Menurut Suryani dkk 2015, surat dapat digolongkan dalam beberapa jenis berdasarkan kategorinya, yaitu a. Jenis surat berdasarkan wujudnya Kartu Pos, yaitu surat yang ditulis pada selembar kertas sejenis karton yang berukuran 15 x 10 cm. Warkat Pos, yaitu surat yang ditulis pada sehelai kertas yang didesain sedemikian rupa sehingga isi surat tidak dapat dibaca orang lain seperti layaknya surat yang bersampul. Warkatpos dikeluarkan oleh PN POSTEL. Surat bersampul, yaitu surat yang ditulis pada secarik kertas biasanya kertas dengan ukuran A4 yang dimasukkan dalam sampul surat/amplop. Adapun ukuran sampul surat ada berukuran kecil berukuran 10 x 15 cm dan sampul panjang berukuran 10 x 24 cm. Memorandum Memo dan Nota, yaitu surat-menyurat yang digunakan dikalangan internal suatu kantor. Memo dan nota merupakan surat yang isinya pokok-pokok masalah yang ditulis secara singkat. b. Jenis surat berdasarkan tujuan atau isinya Surat pemberitahuan, yaitu surat yang isinya memberitahukan sesuatu informasi agar diketahui oleh penerima surat. Surat perintah, yaitu surat yang isinya memerintahkan suatu hal untuk dilaksanakan oleh penerima surat. Surat permintaan/permohonan, yaitu surat yang isinya suatu permintaan atau permohonan sesuatu dari penulis surat kepada penerima surat. Permintaan atau permohonan itu dapat berupa suatu barang, melaksanakan sesuatu, atau tidak melaksanakan sesuatu. Surat teguran/peringatan, yaitu surat yang isinya mengingatkan atau menegur atas suatu tindakan yang dilakukan oleh penerima surat. Surat panggilan, yaitu surat yang isinya tentang suatu harapan atau keinginan atau perintah agar penerima surat melaksanakan apa yang diharapkan, diinginkan atau diperintahkan dari penulis surat kepada penerima surat. Surat pengantar, yaitu surat yang isinya menjelaskan atau tentang sesuatu yang harus dilakukan atau diteruskan yang oleh penerima surat atas surat/lembar petunjuk yang dikirimkan bersamanya. Surat keputusan, yaitu surat yang isinya memutuskan atau memerintahkan seperti yang tertulis dalam surat yang dikirim kepada penerima surat lihat surat bentuk khusus. c. Jenis surat berdasarkan isi atau kepentingannya Surat niaga atau bisnis, yaitu surat yang digunakan sebagai alat komunikasi persoalan bisnis dikalangan pengusaha atau badan-badan usaha dalam menjalankan kegiatan usahanya. Surat dinas, yaitu surat yang digunakan di lingkungan pemerintahan atau dinas-dinas pemerintahan sebagai alat komunikasi dalam menjalankan kegiatan kedinasan. Surat sosial, yaitu surat yang digunakan oleh lembaga/badan sosial sebagai alat komunikasi dalam menjalankan aktivitasnya yang bersifat non profit. Surat bentuk lain, yaitu surat yang dapat digunakan secara cepat untuk suatu kepentingan yang mendadak atau harus dilaksanakan secara gerak cepat. Surat pribadi atau personal, yaitu surat yang digunakan sebagai alat komunikasi diantara keluarga atau kerabat. Isi surat pribadi adalah tentang kekeluargaan dan persahabatan. d. Jenis surat berdasarkan keamanan isinya Surat sangat rahasia, yaitu surat atau dokumen yang diberi tanda RHS dan pada umumnya kode ini digunakan dalam lingkungan bisnis/organisasi/lembaga/perorangan. Surat rahasia atau sering disebut surat konfidensial, yaitu surat yang isinya tidak boleh diketahui oleh orang lain selain yang namanya atau jabatannya disebutkan pada alamat surat tersebut. Surat biasa, yaitu surat pada umumnya yang dapat dilakukan dengan menggunakan Kartu Pos, Warkat Pos atau surat tertutup yang dimasukkan ke dalam sampul atau cara lain. Apabila isinya dibaca orang lain tidak akan menimbulkan suatu akibat buruk atau merugikan yang bersangkutan atau organisasi/pejabat yang bersangkutan. e. Jenis surat berdasarkan urgensi pengiriman/penyelesaiannya Surat Sangat Segera atau kilat, yaitu surat yang harus dikirim dan secepatnya harus diketahui oleh penerima surat dan mendapat tanggapan atas isi surat dengan secepat mungkin. Surat Segera, yaitu surat yang perlu mendapat tanggapan dari penerima surat atas isinya sesegera mungkin ditindaklanjuti. Surat Biasa, yaitu surat yang isinya maupun cara pengirimannya tidak memerlukan cara secepatnya, tetapi sesuai urutan penyelesaian berdasarkan jadwal aktivitasnya. Daftar Pustaka Suryani, dkk. 2015. Korespondensi Bahasa Indonesia. Yogyakarta Graha Ilmu. Sugiarto, Agus. 2005. Korespondensi Bisnis. Yogyakarta Gaya Media. Barthos, Basir. 2005. Manajemen Kearsipan. Jakarta Bumi Aksara Marjo, 2000. Surat-surat Lengkap. Jakarta Setia Kawan. Finoza, Lamuddin. 2009. Aneka Surat Sekretaris dan Surat Bisnis Indonesia. Jakarta Diksi Insan Mulia. Suprapto. 2003. Manajemen Sumber Daya Manusia. Erlangga Jakarta Rizal, Yose. 2003. Komponen-komponen Dasar Korespondensi. Jakarta Aneka Ilmu. Yatimah, Durotul. 2009. Kesekretariatan Modern dan Administrasi Perkantoran. BandungPustaka Setia. Sedarmayanti. 2001. Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja. Bandung Mandar Maju. Ramelan. 2005. Panduan Lengkap Menulis Surat Bisnis Modern. Jakarta PPM. Moekijat. 2002. Manajemen Kearsipan. Bandung Rineka Cipta.
Tentanghunian berimbang, tercantum di dalam Pasal 21 PP No. 12 Tahun 2021, yang berbunyi; Badan Hukum yang melakukan pembangunan Perumahan wajib mewujudkan Perumahan dengan hunian Berimbang.. Tetapi pembangunan perumahan dengan konsep hunian berimbang ini tidak wajib bagi badan hukum yang membangun perumahan umum,
Ilustrasi Bola Basket Jakarta Apa yang dimaksud dengan gerak manipulatif? Gerak manipulatif merupakan salah satu jenis gerakan yang bisa ditemukan dalam olahraga. Pada masa perkembangan seorang anak, gerak manipulatif menjadi keterampilan gerak kompleks yang akan mereka lewati. Keterampilan gerak manipulatif dipelajari secara bersama-sama dengan keterampilan lokomotor dan nonlokomotor. Dalam hal ini gerak manipulatif memegang peran yang penting. Gerak manipulatif adalah suatu gerakan memanipulasi objek sambil bergerak. Beberapa gerak manipulatif di antaranya adalah melempar, menangkap, menendang, dan menyerang. Seiring dengan bertambahnya usia anak, gerak manipulatif akan lebih cepat berkembang dengan melakukan berbagai latihan. Gerak manipulatif memiliki fungsi yang penting bagi seorang anak khususnya dalam keterampilan fisik. Berapa Jumlah Pemain Sepak Bola? Pahami Juga Teknik Dasar Bermainnya Apa yang Dimaksud dengan Perlindungan dan Penegakan Hukum? Ketahui Faktor Keberhasilannya Search Engine Optimization Adalah Pengoptimalan Mesin Telusur, Ketahui Manfaat dan Cara Kerjanya Berikut informasi mengenai apa yang dimaksud dengan gerak manipulatif, fungsi, jenis, hingga contohnya. telah merangkumnya dari berbagai sumber, Jumat 9/6/2023.Olahraga HIIT atau High Intensity Interval Training. Jenis olahraga tersebut saat ini sedang ngetren untuk turunkan berat tolak peluru Filipina, Aries Toledo, melakukan lemparan pada Invitation Tournament cabang atletik nomor dasalomba di SUGBK, Jakarta, Minggu 11/2/2018. Event ini merupakan pemanasan jelang Asian Games 2018. Yogi TrisnaMenurut Nanda 2015 gerak manipulatif adalah sebuah keterampilan motorik dengan melibatkan penguasaan terhadap objek-objek di luar tubuh atau bagian tubuh. Dalam buku Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Kwlas VII, gerak manipulatif adalah gerakan dengan menggunakan alat atau benda tertentu. Contoh alat yang biasa digunakan dalam gerak manipulatif adalah bola. Bola dapat digunakan untuk gerak manipulatif seperti melempar, menangkap, dan menendang. Apa yang dimaksud dengan gerak manipulatif? Gerak manipulatif termasuk dalam salah satu keterampilan dasar bersama gerak lokomotor dan nonlokomotor. Penguasaan terhadap bagian tubuh sangat dilatih dalam gerakan ini. Biasanya gerakan ini lebih banyak menggunakan tangan dan kaki. Seorang anak akan mampu memanipulasi benda di luarnya sedemikian rupa sehingga membentuk keterampilan. Keterampilan anak juga akan turut berkembang dengan rangkaian latihan dari gerak Gerak ManipulatifPemain Timnas Bola Voli putra Indonesia, Hendra Kurniawan, melakukan pukulan sajian utama ke arah timnas Bola Voli putra Kamboja dalam pertandingan final Bola Voli Putra SEA Games 2023 di Phnom Penh, Kamboja, Senin 8/5/2023. AzisPertanyaan mengenai apa yang dimaksud dengan gerak manipulatif sudah dapat dijawab dengan mudah. Gerakan yang membutuhkan alat bantu ini memiliki berbagai jenis gerakan di dalamnya. Berikut jenis-jenis dalam gerak manipulatif. 1. Melempar, keterampilan manipulatif yang kompleks dengan melibatkan satu atau dua tangan. Tangan tersebut digunakan untuk melontarkan suatu alat atau benda menjauhi tubuh ke tempat tertentu. 2. Menangkap, gerakan dengan melibatkan penghentian sutu benda atau alat. Di sisi lain kontrol terhadap objek juga ditambahkan dengan melibatkan satu atau dua tangan. 3. Memukul, suatu gerakan dengan mengenakan anggota tubuh tangan dengan kekuatan pada benda yang keras. 4. Menendang, suatu keterampilan gerak memukul suatu benda dengan menggunakan kaki. 5. Menggiring, keterampilan yang berkaitan dengan menggerakan suatu benda bola dengan adanya kontrol dan penguasaan secara terus menerus. Terdapat dua jenis menggiring, yaitu menggiring dengan kaki dan menggiring dengan Gerak ManipulatifIlustrasi tubuh, badan sehat. Image by wayhomestudio on FreepikApa yang dimaksud dengan gerak manipulatif? Dalam gerak manipulatif keterlibatan koordinasi mata-tangan dan koordinasi mata-kaki menjadi gerakan dasarnya. Keduanya akan sangat diperlukan dalam olahraga spesialisasi seperti badminton, sepak bola, dan bola basket. Gerak manipulatif memiliki berbagai manfaat sebagai berikut. Meningkatkan kesadaran untuk terus bergerak Memperbaiki postur tubuh agar lebih ideal Tubuh akan semakin sehat Meningkatkan kemampuan berpikir Meningkatkan keterampilan dalam mengatur strategi Meningkatkan kemampuan efisiensi dalam bergerak Manfaat gerak manipulatif dapat diperoleh dengan melakukan berbagai rangkaian latihan. Tidak hanya dilakukan sekali dua kali saja, gerakan ini sebaiknya dilakukan secara rutin dengan jangka waktu yang panjang. Dengan begitu berbagai manfaat baik yang telah disebutkan dapat dirasakan khusunya bagi perkembangan seorang dengan Gerak ManipulatifIlustrasi Bulu Tangkis,Badminton Photo created by master1305 on FreepikGerak manipulatif menjadi keterampilan dasar bagi seseorang yang ingin memiliki spesialisasi dalam cabang olahraga. Rangkaian gerak manipulatif akan membuat seseorang semakin mahir dalam melakukan olahraga tersebut. Olahraga dengan melibatkan koordinasi mata-tangan dan koordinasi mata-kaki sangat bergantung pada latihan gerak manipulatif. Penguasaan gerak manipulatif yang baik akan membuat seseorang mahir dalam melakukan olahraga tersebut. Berikut beberapa olahraga yang memerlukan keterampilan gerak manipulatif. 1. Badminton, memerlukan gerak manipulatif untuk memegang raket, mengayunkan raket, dan memukul shuttlecock. 2. Sepak bola, gerak manipulatif diperlukan untuk menendang, menggiring, dan menangkap bola. 3. Bola basket, memerlukan gerak manipulatif untuk menggiring, mengoper, melempar, dan menangkap bola. 4. Bola voli, gerak manipulatif diperlukan untuk melempar, memukul, dan mengoper bola.* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan. diIndonesia atau Barang yang diproduksi di Indonesia dengan menggunakan bahan baku yang seutuhnya diperoleh dari sumberyangada di Indonesia. (2) Barang sebagaimana dimaksud pada ayat (1), meliputi: a. Barang tambang dan substansi lain yang timbul secaraalamiyangdiambil dari tentorial Indonesia; b. Barang pertanian dan kehutanan yang dipanen atau
Apa Fungsi dari Surat Syarat,Prinsip, Bagian dan Jenisnya? – Anda harus terbiasa dengan alat untuk berkomunikasi dengan surat. Ada dua cara untuk berkomunikasi, yaitu secara tertulis dan bukan secara tertulis atau lisan. Surat merupakan sarana komunikasi tertulis yang berguna untuk memberikan informasi dan hal lainnya. Sementara itu, tidak dapat dilakukan secara tertulis atau lisan melalui televisi, telepon, radio, dll. Di bawah ini adalah penjelasan Fungsi surat bagian, jenis, dan contoh lengkapnya. Daftar Isi1 Fungsi Surat2 Fungsi Surat dalam Korespondensi Tanda Bukti Tertulis yang Alat Dokumen Pedoman Jaminan Utusan atau Duta Dasar Penilaian dan Sebagai Barometer Kegiatan Alat Menumbuhkan Sikap Saling Sarana Meningkatkan Kerja Sama3 Syarat dan Prinsip Surat4 Bagian-Bagian Tempat dan Tanggal Alamat Kata Paragraf Bagian Paragraf Nama Pengirim dan Tanda Tangan5 Jenis-Jenis Surat Ciri-Ciri Surat Jenis-Jenis Surat Surat Semi Ciri-Ciri Surat Fungsi Surat Jenis-Jenis Surat Resmi6 Kriteria Surat yang Baik Surat sebagai alat komunikasi Surat tersebut adalah perwakilan pembuat surat yang meneruskan pesan ke penerima surat. Surat sebagai sumber data yang dapat digunakan sebagai petunjuk atau informasi untuk tindak lanjut. Surat digunakan sebagai bukti karena berbentuk tertulis dan dapat disimpan sehingga dapat dilihat kembali di kemudian hari untuk membuktikan sesuatu di dalam surat tersebut. Surat sebagai pengingat kegiatan yang telah dilakukan di masa lalu. Surat sebagai pengikat para pihak yang memiliki kekuatan hukum sebagaimana tercantum dalam surat persetujuan Surat keselamatan, misalnya dalam dokumen perjalanan untuk karyawan atau perwakilan penjualan, berguna untuk memastikan keselamatan mereka saat bepergian Surat sebagai media periklanan bagi perusahaan atau institusi pengirim surat. Terkadang surat disertai dengan brosur atau katalog untuk menawarkan produk tertentu kepada penerima surat. Fungsi Surat dalam Korespondensi Bisnis Tanda Bukti Tertulis yang Otentik Surat adalah bukti “hitam putih” yang dapat dirahasiakan dan digunakan sebagai alat bukti yang sah. Surat yang dapat dijadikan bukti tertulis antara lain perjanjian, wasiat, akta notaris, dan lain-lain. Alat Pengingat Manusia memiliki kemampuan ingatan yang terbatas. Selain itu, dari segi aktivitas yang kompleks dan kompleks. Dalam hal ini, dokumen tertulis yang diarsipkan dengan baik dapat menjadi pengingat jika kita lupa atau sewaktu-waktu membutuhkan informasi terkait dengan apa yang tertulis di surat tersebut. Dokumen Historis Surat juga bisa menjadi dokumentasi sejarah. Surat bisa berisi deskripsi kejadian di masa lalu. Contohnya seperti March Eleven Warrant atau Supersemar. Pedoman Kerja Surat juga dapat menjadi pedoman kerja saat melakukan suatu pekerjaan. Misalnya, seperti dalam surat perintah penangkapan, surat keputusan dan surat kuasa. Jaminan Keamanan Surat sebagai jaminan keamanan memiliki arti bahwa surat tersebut dapat menjadi jaminan keamanan bagi seseorang. Misalnya, surat keterangan jalan yang dapat menjamin keselamatan seseorang dalam suatu perjalanan. Utusan atau Duta Organisasi Fungsi surat juga dapat menjadi duta atau duta suatu organisasi, yang dapat mencerminkan citra, mentalitas, jiwa dan kondisi internal organisasi yang bersangkutan. Dasar Penilaian dan Keputusan Biasanya, membuat keputusan dan mengevaluasi sesuatu membutuhkan banyak pemikiran. Oleh karena itu, penulisan dapat menjadi salah satu dasar evaluasi dan pengambilan keputusan. Ini seperti fungsi surat rekomendasi, sertifikat dan surat dalam bentuk laporan. Sebagai Barometer Kegiatan Organisasi Kegiatan suatu organisasi biasanya dilakukan melalui korespondensi baik untuk pihak internal maupun eksternal. Oleh karena itu, frekuensi korespondensi yang dilakukan oleh suatu organisasi dapat menjadi alat ukur intensitas kegiatan organisasi tersebut. Surat dapat berfungsi untuk mendorong saling pengertian dan menghindari kesalahpahaman. Ini bisa terjadi jika surat itu diatur dengan baik. Jika surat tidak tersusun dengan benar dapat menimbulkan kekacauan. Sebaliknya, surat tersebut juga dapat berperan dalam menghilangkan kesalahpahaman dan mendorong saling pengertian. Sarana Meningkatkan Kerja Sama Kerja sama dengan pihak lain dapat ditingkatkan dengan adanya surat-surat. Alur korespondensi antar pihak yang bekerja sama dapat menunjukkan kedekatan kerjasama ini. Akibatnya, upaya untuk mencapai tujuan bersama dapat meningkat. Syarat dan Prinsip Surat Surat yang baik menurut Sedarmayanti 2001 harus objektif dan tidak subyektif, sistematis dalam komposisi isi surat, singkatnya, jelas untuk siapa, dari mana, tentang apa, lengkap, sopan dan menarik. Saat menggunakan media kertas maka ukuran, jenis dan warna surat harus sesuai, bahkan bentuk standar surat tersebut menggunakan gaya bahasa yang santun dan hormat yang jelas tidak menimbulkan tafsir yang berbeda dan sederhana terhadap maknanya yaitu bahasa sederhana. , tidak panjang dan karena itu mudah dimengerti. Menurut Ramelan 2005, persyaratan surat yang baik adalah sebagai berikut Bentuk surat harus sesuai dengan isinya. Bahasa yang digunakan tidak boleh kasar atau menyinggung dengan tetap menjaga sopan santun. Kalimat dalam surat tersebut harus sesuai dengan kaidah tata bahasa Indonesia yang benar. Isi surat bukanlah bahasa panjang yang efisien, efektif dan lugas, melainkan sopan, lebih mudah dipahami dan lebih berkesan. Surat ditulis dalam bentuk yang menarik dan disusun sesuai dengan ketentuan sehingga penulis harus memahami macam-macam bentuk Surat yang digunakan. Penggunaan singkatan kata yang biasa digunakan dalam korespondensi. Penggunaan tanda baca dan huruf kapital. Menggambar bentuk dan fisiknya kualitas kertas, bentuk Surat, diketik, dll.. Menurut Moekijat 2002, ada beberapa prinsip yang harus diperhatikan saat membuat surat yang baik sesuai dengan kondisi diatas, yaitu Keringkasan yg padat isinya. Artinya surat itu harus pendek. Coba gunakan jumlah kata terkecil untuk menyampaikan makna yang ingin Anda sampaikan. Clarity kejelasan. Surat harus jelas dan tidak berarti ganda. Jika pembaca bisa berkata, “Apa yang dimaksud dengan ini atau itu?” Lalu suratnya kurang jelas. Simplicity kesederhanaan. Surat adalah alat untuk berkomunikasi dengan orang lain tentang suatu masalah bisnis. Kata-kata sederhana memberikan arti yang lebih jelas daripada kata-kata yang panjang dan sulit. Susunan kalimat yang cerdas, pendekatan yang ceria, dan tulisan yang mengalir menjadi ciri khas nada surat tersebut. Bagian-Bagian Surat Tempat dan Tanggal Pembuatan Seperti jenis surat lainnya, surat pribadi menggunakan atau mengandung unsur lokasi dan tanggal pembuatan. Tempat dan tanggal pembuatan biasanya ditampilkan di kanan atas atau kiri atas. Nama tempat harus dimulai dengan huruf kapital, koma sebagai pemisah antara tempat dan tanggal, tanpa diakhiri dengan titik. Contoh tempat penulisan dan tanggal pembuatan Malang, 10 Mei 2020 Malang, 10-5-2020 Malang, 5 Oktober 2020 Untuk menunjukkan tempat dan tanggal pembuatan media komunikasi tertulis ini, Anda dapat menggunakan salah satu contoh tertulis. Alamat Penerima Setelah menentukan tanggal dan tempat pembuatan, langkah selanjutnya adalah menuliskan alamat penerima surat. Alamat penerima sama dengan nama penerima dan biasanya dimulai dengan nama penerima. Untuk menuliskan nama penerima cukup dengan mengetik nickname dan pada saat penulisan nama kotanya bisa juga diganti dengan nickname seperti Malang, Kota Pelajar dan lain-lain. Contoh penulisan alamat penerima Untuk temanku Angelica Di solo Kata Sapaan Selanjutnya, tulis kata-kata selamat datang di surat pribadi. Salam dalam komunikasi tertulis ini tidak perlu formal karena surat ditujukan kepada keluarga, teman, atau teman. Jadi gunakan saja bahasa sehari-hari. Contoh penulisan salam di surat pribadi Salam, halo teman-teman, Assalamualaikum, halo cantik, halo ganteng, salam manis, salam sayu dan sebagainya. Paragraf Pembuka Surat pribadi juga dimulai dengan paragraf pertama yang memuji nostalgia dan meminta berita. Anda tidak perlu menggunakan bahasa standar atau bahasa sehari-hari untuk surat pribadi. Bagian Isi Kemudian ada body of the letter, yang merupakan inti dari semua jenis surat, karena maksud atau tujuan surat pada bagian ini juga tertulis dalam surat pribadi. Di bagian ini Anda bisa menuliskan masalah atau apa yang disampaikan oleh penerima surat. Pada bagian ini, Anda dapat menulis segala sesuatu mulai dari hal yang tidak penting sama sekali hingga hal yang sangat penting. Tidak perlu menggunakan bahasa standar atau formal apa pun. Yang paling penting adalah menggunakan bahasa yang dapat dipahami penerima. Paragraf Penutup Bagian ini biasanya berisi permintaan maaf atau ucapan terima kasih dan kata-kata pengharapan. Paragraf terakhir tidak harus panjang, cukup tulis 1 hingga 2 baris. Nama Pengirim dan Tanda Tangan Bagian ini adalah bagian terakhir dari surat pribadi. Nama dan tanda tangan pengirim harus muncul di pojok kanan bawah. Tak hanya tanda tangannya, ada juga yang bisa menuliskan nama cahayanya. Bagian ini juga bisa diletakkan atau ditulis di pojok kiri bawah. Jenis-Jenis Surat Surat terdiri dari banyak jenis dengan fungsi atau kegunaan yang berbeda. Ada berbagai jenis Surat berdasarkan kriteria tertentu. Berikut ini adalah deskripsi dari berbagai jenis Surat Pribadi Surat pribadi adalah surat yang ditulis atas nama pribadi yang memiliki masalah individu dan dikirim ke teman, anggota keluarga, atau agensi. Misalnya surat yang ditujukan kepada keluarga, surat pengalaman kerja dan surat permohonan ijin. Surat dengan isi dapat dibagi menjadi dua bagian Surat pribadi tidak resmi, yaitu surat pribadi yang ditulis dan dikirimkan oleh seseorang kepada kerabat dan keluarganya. Jangan menggunakan bahasa formal, tapi sopanlah dalam berkomunikasi. Surat pribadi semi resmi, yaitu surat pribadi yang ditulis dan dikirimkan oleh seseorang secara pribadi kepada pengurus atau organisasi / instansi. Jenis surat pribadi ini harus menggunakan bahasa standar dengan aturan tertentu. Ciri-Ciri Surat Pribadi Berikut ciri-ciri surat pribadi Jangan gunakan kop surat atau kop surat Tidak ada nomor surat Salam pembuka dan penutup tidak harus formal, jadi sangat bervariasi Gunakan bahasa sehari-hari gratis tergantung kemauan penulis surat. Format surat gratis Fungsi Surat Pribadi Secara umum, beberapa fitur dan manfaat surat pribadi tercantum di bawah ini Media mempercayai perasaan. Surat pribadi biasanya digunakan untuk keperluan pribadi, sehingga sering digunakan untuk mengungkapkan perasaan. Menjadi penulis bersama. Surat pribadi juga berguna sebagai duta atau rekan penulis surat. Atau dapat dikatakan bahwa surat pribadi dapat mewakili penulis surat untuk berkomunikasi dengan pihak lain. Alat untuk menyampaikan ide dan gagasan. Surat pribadi dapat menjadi sarana untuk menyampaikan gagasan dan gagasan penulis surat kepada orang lain secara bebas. Mempromosikan keterampilan bahasa. Menulis surat pribadi dapat membantu penulis surat mengembangkan keterampilan bahasa misalnya, keterampilan bahasa Indonesia. Semakin sering Anda menulis surat, semakin baik keterampilan tata bahasa seseorang. Jenis-Jenis Surat Pribadi Berikut beberapa jenis surat pribadi Surat Pribadi Kekeluargaan Jenis surat pribadi ini digunakan untuk berkomunikasi dengan keluarga, kerabat, atau orang terdekat. Surat pribadi ini biasanya menggunakan bahasa yang tidak standar dan ditulis tangan. Surat Pribadi Setengah Resmi Surat pribadi semi resmi adalah surat pribadi yang digunakan untuk tujuan berkomunikasi dengan suatu instansi atau organisasi. Penggunaan bahasa dan format penulisan surat jenis ini harus menggunakan bahasa formal atau sopan. Surat pribadi ini terbagi menjadi dua kelompok, yaitu Surat lamaran, yaitu surat yang ditujukan kepada pihak tertentu untuk melamar pekerjaan. Surat lamaran ini menggunakan bahasa standar atau formal yang baik, sopan, dan mudah dimengerti. Surat lamaran yaitu surat kepada pihak tertentu baik perseorangan maupun lembaga / organisasi untuk mengajukan permohonan. Surat Semi Resmi Surat semi resmi adalah surat yang ditulis dan dikirim oleh seseorang ke suatu institusi, mis. B. surat permohonan magang, surat permohonan izin mendirikan bangunan IMB dan surat permohonan cuti kerja. Dilihat dari namanya saja, surat semi resmi atau surat adalah surat semi formal yang digunakan untuk keperluan tertentu. Surat semi resmi adalah surat yang ditulis dan dikirimkan oleh seseorang dan ditujukan untuk suatu lembaga atau instansi, mis. B. surat lamaran, surat permohonan cuti, dan lain-lain. Surat dikenal sebagai surat semi resmi atau surat semi resmi karena surat tersebut memiliki bahasa formal tetapi tidak memiliki kop surat, lampiran, perihal, dan stempel seperti surat resmi. Ciri-Ciri Surat Resmi Berikut ciri-ciri surat resmi Jika itu adalah organisasi atau lembaga yang mengeluarkan surat resmi, kop surat harus digunakan. Ada nomor surat, subjek dan lampiran. Gunakan salam pembuka dan penutup yang sopan. Gunakan bahasa resmi dan standar atau formal. Sertakan stempel dan stempel dari instansi resmi. Ada aturan format standar untuk menulis surat resmi. Fungsi Surat Resmi Adapun fungsi surat resmi Sebagai sarana pemberian informasi tentang hal-hal yang harus diteruskan dari satu pihak ke pihak lain, seperti B. transmisi gagasan, pemikiran atau gagasan. Surat resmi dapat menjadi alat bukti tertulis berupa dokumen yang isinya dapat dipercaya atau dapat dipertanggungjawabkan. Surat resmi berfungsi sebagai pedoman kerja dalam melakukan kegiatan yang mana surat dinas tersebut memuat langkah-langkah pekerjaan tertentu. Sebagai pengingat bagi penerima surat, baik organisasi maupun instansi, surat resmi harus didokumentasikan agar datanya dapat digunakan kembali di lain waktu. Surat resmi juga berfungsi sebagai bukti sejarah. Jenis-Jenis Surat Resmi Jenis surat resmi berikut ini adalah Surat Keputusan Surat resmi jenis ini dimaksudkan untuk mengungkapkan keputusan yang dibuat oleh seorang manajer, umumnya terkait dengan masalah pemerintah atau kelembagaan seperti keputusan untuk menunjuk karyawan. Surat Permohonan Surat lamaran ini digunakan untuk mentransfer lamaran dari satu pihak ke pihak lain, mis. B. Permohonan Perceraian, Surat Permohonan Peminjaman Barang, Surat Permohonan Bantuan Keuangan dan lain-lain. Surat Perintah Surat resmi ini berisi instruksi atau instruksi dari atasan kepada bawahan, mis. B. Perintah Lembur, Perintah Perjalanan Dinas dan lain-lain. Surat Kuasa Jenis surat resmi ini berisi tentang pemberian surat kuasa atau surat kuasa kepada pihak lain, seperti B. Surat Kuasa Pembayaran Pajak, Surat Kuasa Penarikan Uang dari Bank, dan lain-lain. Surat Panggilan atau Undangan Surat resmi yang mengundang seseorang untuk memenuhi kebutuhan tertentu, mis. B. surat panggilan untuk bekerja, surat panggilan dari polisi, surat undangan untuk menikah, dll. Surat Edaran Surat resmi kepada pihak tertentu yang berisi pemberitahuan kegiatan dan lain-lain, mis. B. surat edaran dengan pengumuman hari libur. Kriteria Surat yang Baik Kriteria surat yang baik dan ciri umum adalah sebagai berikut Gunakan kertas yang benar dan benar, mulai dari ukuran, jenis dan warna, tergantung Surat yang Anda buat. menggunakan bentuk standar, Gunakan bahasa Indonesia atau standar yang baik dan benar. dengan gaya bicara yang sederhana dan tidak rumit, Gunakan bahasa yang jelas. Gunakan bahasa yang sopan, sopan, dan hormat. Nyatakan fakta sebenarnya. Jangan gunakan singkatan selain yang biasa digunakan dalam korespondensi dan tidak menggunakan kata-kata sulit dan istilah asing. Untuk menjadi penulis surat yang baik, seorang penulis juga harus memenuhi beberapa syarat, seperti mengetahui metode korespondensi secara umum, menguasai bahasa tertulis dengan baik, tahu persis masalah yang akan ditulis dan mengetahui posisi pengirim dan penerima surat tersebut. Demikian sedikit pembahasan mengenai Apa Fungsi dari Surat Syarat,Prinsip, Bagian dan Jenisnya? semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare 🙂 Baca juga artikel lainnya tentang Fungsi Kebugaran Jasmani Fungsi Bahasa Fungsi Distribusi Fungsi Komunikasi Fungsi Administrasi

PENGERTIANAKHLAK DAN PERBEDAANNYA DENGAN MORAL DAN ETIKA, KLASIFIKASI PERBUATAN MANUSIA, SERTA AGAMA SEBAGAI SUMBER AKHLAK Yang dimaksud dengan sumber akhlak adalah yang menjadi ukuran baik dan buruk atau mulia dan tercela. apa yang terjadi di belahan dunia yang satu, maka di belahan dunia yang lain

Pengertian Surat masuk dan surat keluar pada dasarnya merupakan sebuah metode yang banyak dimiliki oleh sebuah perusahaan. Adanya pengelolaan surat masuk dan surat keluar ini dapat digunakan untuk mengatur surat perusahaan secara elektronis. Pengaturan surat untuk sebuah perusahaan biasanya berfungsi untuk membuat, mengelola, mengulas surat hingga menentukan tujuan suatu surat akan dikirimkan atau dibagikan. Meskipun demikian, ada banyak perusahaan yang belum menerapkan pengaturan surat secara elektronis. Beberapa perusahaan masih menggunakan metode manual untuk mengatur surat masuk dan surat keluarnya. Pada akhirnya, hal ini akan mengakibatkan kerugian bagi perusahaan dikarenakan pengaturan surat secara manual membutuhkan effort yang cukup besar. Beberapa hal yang harus dilakukan ketika mengatur surat masuk dan surat keluar yaitu seperti, membutuhkan banyak lembaran kertas, perlu ketelitian dalam melakukan pemeriksaan, prosedur permintaan persetujuan yang memerlukan waktu cukup lama, disposisi yang berbelit-belit, kesulitan pada saat melakukan pencarian dan perubahan surat serta berbagai hal manual lainya. Nah, pada artikel ini kita akan membahas tentang pengaturan surat yang baik dan benar, mulai dari pengertian surat masuk dan surat keluar, tujuan dan fungsi surat masuk dan surat keluar, manfaat surat masuk dan surat keluar, macam-macam surat masuk dan surat keluar, hingga contoh dari surat masuk dan surat keluar. A. Pengertian Surat Masuk dan Surat KeluarB. Tujuan dan Fungsi Surat Masuk dan Surat Keluar1. Fungsi Surat Masuk2. Fungsi Surat KeluarC. Manfaat Mengelola Surat Masuk dan KeluarD. Tahapan Pengelolaan Surat Masuk1. Penerimaan surat2. Penyortiran surat3. Pembukaan surat4. Pencatatan atau registrasi5. Penyertaan lembar disposisi6. Pencatatan di buku ekspedisi intern7. Pendistribusian surat8. Klasifikasi surat9. Penyampaian surat10. Tindak lanjut surat pasca dari pimpinanE. Tahapan Pengelolaan Surat Keluar1. Pembuatan konsep surat2. Pengetikan3. Mengetik surat dalam bentuk akhir4. Penandatanganan5. Pencatatan6. Pengiriman surat7. Penyimpanan suratF. Peralatan dan Perlengkapan Pengelolaan Surat1. Kartu kendali2. Lembar disposisi3. Folder4. Guide penunjuk atau pemisah5. Tickler File berkas pengingat6. Filling Cabinet7. Buku agendaG. Macam-Macam Surat Masuk dan Surat Keluar1. Surat Pribadi2. Surat Dinas3. Surat NiagaRekomendasi Buku & Artikel Terkait Pengertian Surat Masuk dan Surat KeluarKategori Ilmu EkonomiMateri Terkait Pada dasarnya, pengertian surat masuk dan surat keluar sudah sering dipakai dalam berbagai aktivitas administrasi, baik dalam lingkup sebuah perusahaan maupun dalam organisasi tertentu. Dengan memahami pengertian surat masuk dan surat keluar, Kamu akan dapat lebih mudah dalam melakukan pengaturan atau pengelolaan terhadap surat masuk dan surat keluar yang ada di perusahaan atau organisasi. Berikut ini pengertian surat masuk dan surat keluar. Surat masuk dapat diartikan sebagai sebuah surat yang masuk dalam suatu instansi atau perusahaan atau bisa juga pada bagian lain yang dikirim oleh instansi atau perusahaan lain. Namun, surat masuk juga bisa berasal dari instansi atau perusahaan yang sama, tetapi dari bagian yang lain. Setiap surat yang masuk dalam sebuah instansi atau perusahaan dapat dikatakan sebagai surat berharga. Hal ini dikarenakan setiap surat dapat digunakan sebagai bahan yang otentik sekaligus landasan bagi institusi atau perusahaan untuk melaksanakan suatu kegiatan. Maka dari itu, dalam perusahaan atau institusi perlu melakukan pengaturan atau pengelolaan surat masuk secara tepat, sehingga kegiatan institusi atau perusahaan bisa terlaksana secara maksimal. Sementara itu, pengertian surat keluar adalah surat yang dibuat dan dikeluarkan oleh sebuah instansi atau perusahaan untuk dikirimkan kepada lain, baik itu perorangan atau bagian dari suatu instansi atau perusahaan. Selain itu, surat keluar bisa dipahami sebagai surat yang sudah lengkap dari suatu instansi, organisasi, perusahaan, atau lembaga lainnya. Surat yang sudah lengkap yaitu surat yang memiliki tanggal, nomor, stempel, hingga tanda tangan oleh pihak yang berwenang. Surat keluar biasanya digunakan sebagai bentuk inisiatif untuk memberikan jawaban atau tanggapan terkait isi dari surat masuk yang telah terima. Maksud dari pembuatan surat keluar adalah untuk menciptakan hubungan timbal yang baik sehingga kedua belah pihak bisa mendapatkan suatu keuntungan tertentu. Proses pengelolaan surat keluar bisa ditentukan oleh besar kecilnya suatu perusahaan atau organisasi. Misalnya saja, untuk perusahaan atau organisasi yang terbilang masih kecil dan tidak terlalu memiliki kegiatan yang kompleks. Maka pengaturan dan pengelolaan surat bisa diberikan kepada seorang pegawai saja. Namun, bagi perusahaan atau organisasi yang memiliki kegiatan yang sangat kompleks, pengelolaan surat perlu melibatkan beberapa pegawai dengan tugasnya masing-masing. B. Tujuan dan Fungsi Surat Masuk dan Surat Keluar Setelah mengetahui tentang pengertian surat masuk dan surat keluar, pada bagian ini kita akan mulai memahami tentang tujuan dan fungsi surat masuk dan surat keluar. Dengan memahami tujuan dan fungsinya, Kamu bisa jadi akan lebih matang dalam mengatur dan mengelola surat masuk dan surat keluar di suatu perusahaan. Nah, berikut ini adalah tujuan dan fungsi surat masuk dan surat keluar yang perlu diperhatikan, diantaranya yaitu. 1. Fungsi Surat Masuk Fungsi yang paling utama dari surat masuk dan surat keluar yaitu sebagai sarana komunikasi antara pihak perusahaan atau instansi dengan pihak yang lain. Beberapa fungsi dan tujuan surat masuk yang lain yaitu, sebagai berikut a. Sebagai alat komunikasi b. Sebagai wakil dari penulis c. Sebagai alat bukti historis d. Sebagai pedoman pelaksanaan kerja e. Sebagai alat pengingat f. Sebagai alat bukti tertulis 2. Fungsi Surat Keluar Hampir sama dengan dengan surat masuk, salah satu fungsi dari surat keluar adalah sebagai media komunikasi atau interaksi sebuah perusahaan atau instansi dengan pihak lainnya. Berikut ini adalah beberapa fungsi dan tujuan secara umum dari surat keluar, diantaranya yaitu a. Sebagai alat tata usaha b. Sebagai wakil penulis c. Sebagai media komunikasi tertulis d. Sebagai alat bukti tertulis e. Sebagai alat ukur kemajuan suatu perusahaan atau instansi C. Manfaat Mengelola Surat Masuk dan Keluar Setiap sebuah perusahaan atau lembaga lainnya pasti memerlukan sistem pengelolaan terkait surat masuk dan surat keluar. Pengelolaan sendiri dilakukan agar kegiatan atau aktivitas dari sebuah perusahaan atau lembaga bisa berlangsung secara optimal sehingga mampu mencapai tujuan yang telah ditentukan. Dengan mengelola surat masuk dan surat keluar secara optimal, maka suatu perusahaan atau lembaga bisa memiliki kinerja yang optimal dan cenderung meningkat. Hal ini dikarenakan sistem komunikasi yang telah diatur sehingga penyebaran surat menjadi lebih cepat dan tepat. Nah, beberapa manfaat mengelola surat masuk dan surat keluar secara optimal yang perlu diperhatikan yaitu, sebagai berikut 1. Surat masuk dan surat keluar akan tercatat dengan baik. 2. Prosedur penanganan surat jelas dan dapat dijalankan dengan baik. 3. Surat masuk akan disimpan dan dikelola dengan baik sehingga mudah ditemukan ketika diperlukan. 4. Seringkali ada surat masuk yang sifatnya rahasia. Dengan penanganan surat yang baik maka kerahasiaan akan tetap terjaga. D. Tahapan Pengelolaan Surat Masuk Penerimaan surat masuk dapat terlaksana dengan baik apabila dilakukan sesuai dengan tahapan yang baik pula. Berikut ini adalah beberapa tahapan penerimaan surat yang baik, yaitu 1. Penerimaan surat Pola pengelolaan atau nerimaan surat masuk di setiap kantor pada dasarnya berbeda-beda. Khusus pengelolaan sistem buku agenda, penerimaan surat dilakukan oleh Tata Usaha. 2. Penyortiran surat Surat yang telah diterima oleh bagian tata usaha atau bagian administrasi akan dilakukan pemisahan atau penyortiran. 3. Pembukaan surat Surat dibuka menggunakan peralatan yang sesuai, yaitu mesin pembuka surat atau pisau pembuka surat. Kemudian, Kamu dapat melakukan pencocokan alamat surat dengan alamat pada amplopnya. Jika terdapat perbedaan data antara alamat amplop dengan isi surat, maka amplop dapat disatukan dibelakang surat dengan stapler. Namun, apabila ada kesamaan data antara alamat tujuan pada amplop dengan alamat pada kertas surat, maka amplop tidak perlu disatukan. 4. Pencatatan atau registrasi Pencatatan surat dapat dikerjakan dengan memakai buku agenda. Pencatatan sendiri sangat penting untuk dilakukan. Hal ini bisa digunakan untuk mengetahui volume surat yang masuk, dalam kurun waktu harian, mingguan, bulanan, bahkan juga tahunan. 5. Penyertaan lembar disposisi Kemudian, surat yang dilampiri lembar disposisi untuk mencatat instruksi pimpinan atau atasan terkait dengan penanganan hingga proses selanjutnya dari masuknya surat tersebut. 6. Pencatatan di buku ekspedisi intern Selanjutnya, surat dapat disampaikan kepada pihak yang dituju. Surat tersebut bisa divatat dalam buku ekspedisi intern. 7. Pendistribusian surat Berikutnya, surat bisa didistribusikan oleh unit tata usaha kepada unit pengolah atau unit kerja sehingga bisa segera diproses lebih lanjut. 8. Klasifikasi surat Cara untuk mengetahui klasifikasi surat, staf administrasi kantor atau sekretaris dalam unit pengolah atau unit kerja harus membaca beberapa surat yang telah dilakukan penyortiran. 9. Penyampaian surat Kemudian, beberapa surat yang ada di secretaries desk file dapat segera disampaikan kepada atasan atau pimpinan. Hal ini dapat membuat ia dapat memberikan disposisi surat. 10. Tindak lanjut surat pasca dari pimpinan Setelah pimpinan atau atasan sudah menuliskan disposisi surat, ada tiga hal yang bisa ditindaklanjuti dari disposisi surat. Tiga hal itu, yakni surat diedarkan, surat dibalas, atau surat disimpan. E. Tahapan Pengelolaan Surat Keluar Pengelolaan surat masuk dan surat keluar pada dasarnya berbeda. Berikut ini adalah beberapa tahapan pengelolaan surat keluar yang perlu diperhatikan, diantaranya yaitu 1. Pembuatan konsep surat Konsep surat bisa disebut juga dengan istilah draft. Pembuatan konsep surat dapat disusun dan dibuat sesuai bentuk surat yang benar atau yang sesuai dengan keinginan pimpinan. Oleh karena itu, dalam sebuah surat harus memiliki konsepnya. 2. Pengetikan Apabila konsep surat telah disetujui dan diberi kode atau nomor surat, surat dapat langsung diserahkan kepada unit pengolah. Setelah itu, seorang kepala unit pengolah harus memiliki tekun dan teliti pada saat melakukan pemeriksaan pada hasil pengetikan konsep surat tersebut. Setelah melalui koreksi, maka konsep surat tersebut telah memiliki bentuk surat yang sesuai dengan ketentuan yang ada. 3. Mengetik surat dalam bentuk akhir Kemudian, konsep yang telah disetujui oleh pimpinan tersebut dapat dilakukan pengetikan dalam bentuk akhir pada kertas, tentu saja dengan kepala surat atau kop surat. 4. Penandatanganan Selanjutnya, surat yang telah diketik di kertas dapat diserahkan kepada pimpinan atau pihak yang memiliki wewenang untuk memberikan tanda tangan. 5. Pencatatan Dalam proses melakukan pencatatan, beberapa kegiatan yang perlu dilakukan yaitu, sebagai berikut a. Surat yang telah diberi tanda tangan, di stempel serta kelengkapan yang lain, seperti lampiran dan amplop. b. Surat dinas resmi ini perlu dicatat terlebih dahulu dalam agenda oleh petugas yang disebut agendaris. c. Surat dinas yang telah selesai dilakukan pencatatan dalam buku agenda telah siap dikirim kepada pihak yang dituju. 6. Pengiriman surat Untuk pengiriman surat sendiri bisa dikerjakan dengan dua macam cara, yaitu dikirim secara langsung atau melalui pos. 7. Penyimpanan surat Pada saat mengatur surat keluar, lembar utama dikirim ke alamat yang dituju, sementara lembar yang kedua bisa disimpan dengan menggunakan sistem kearsipan. Sistem kearsipan setiap organisasi atau perusahaan biasanya berbeda. F. Peralatan dan Perlengkapan Pengelolaan Surat 1. Kartu kendali Kartu kendali dapat dipahami sebagai alat untuk melakukan penelusuran dan pengendalian terhadap proses pengelolaan surat masuk dan surat keluar atau surat dinas lainnya. Kartu kendali bisa juga digunakan untuk menjadi pengganti dari buku agenda. Hal ini dikarenakan buku agenda bisa jadi akan mempersulit jurnal dalam penemuan informasi suatu surat masuk dan surat keluar secara cepat. Sementara itu, kartu kendali bisa diartikan sebagai prosedur pencatatan dan pengendalian surat. Hal ini bisa menjadi kontrol terhadap suatu surat masuk dan surat keluar sejak masuk sampai disimpan. Kartu kendali sangat mempermudah untuk menemukan informasi daripada buku agenda. Kartu kendali memiliki susunan yang lebih sistematis berupa kotak, sedangkan buku agenda susunannya kronologis. 2. Lembar disposisi Lembar disposisi dapat dipahami sebagai lembaran untuk menuliskan disposisi suatu surat, entah untuk diberikan oleh atasan kepada bawahan maupun sebaliknya. Lembar disposisi biasanya dipakai untuk melakukan pencatatan pendapat singkat dari pimpinan mengenai suatu surat. Oleh karena itu, surat tidak perlu digandakan walaupun pemrosesan melalui lebih dari satu unit kerja. Lembar disposisi juga dapat disiapkan oleh petugas tata usaha bagian satuan kerja pengarah sehingga pimpinan hanya perlu mengisi kolom isi disposisi serta penentuan penerusannya. Lembar disposisi bisa dibuat berukuran setengah kuarto. 3. Folder Folder merupakan semacam map, tetapi tidak dengan daun penutup. Dalam folder biasanya berisi tab, tab sendiri yaitu bagian yang menonjol pada sisi atas untuk menampilkan judul dari file yang bersangkutan. Lipatan pada dasar folder dapat disusun bebas sehingga bisa membuat daya muat dokumen. Folder biasnaya terbuat dari kertas manila dengan panjang 35 cm, lebar 24 cm. Sementara itu, ukuran panjang tab yaitu 8-9 cm dengan lebar hanya 2 cm. Folder diisi dengan dokumen atau arsip sehingga merupakan bagian terkecil dalam klasifikasi suatu masalah. 4. Guide penunjuk atau pemisah Guide dapat diartikan sebagai penunjuk tempat berbagai berkas itu disimpan. Guide juga memiliki fungsi sebagai pemisah antara beberapa berkas tersebut. Guide sendiri memiliki bentuk berupa segi panjang dan terbuat dari kertas setebal 1 cm, panjang 33-35 cm dan tinggi 23-24 cm. Guide juga memiliki mempunyai tab atau bagian yang menonjol di atasnya, hal ini membuat guide dapat berguna untuk menempatkan atau mencantumkan kode klasifikasi dan disusun secara berdiri. 5. Tickler File berkas pengingat Tickler file dapat diartikan sebagai suatu alat yang berbentuk seperti kotak. Alat ini memiliki fungsi untuk menyimpan kartu kendali atau kartu pinjam arsip. 6. Filling Cabinet Filling cabinet merupakan alat yang biasa digunakan untuk melakukan penyimpan terhadap folder yang telah berisi berbagai lembaran arsip sekaligus beberapa guidenya. Filling cabinet sendiri memiliki bentuk laci empat dan terbuat dari logam yang kuat, tahan air, tahan panas serta praktis. 7. Buku agenda Buku agenda merupakan buku yang memiliki isi kolom-kolom keterangan atau data dari surat yang dicatat. Buku agenda sendiri bisa dipakai sebagai alat bantu untuk menemukan suatu surat yang sebelumnya disimpan di file. Buku agenda juga bisa menjadi referensi pertama untuk mencari surat. G. Macam-Macam Surat Masuk dan Surat Keluar Berikut ini adalah tiga jenis surat masuk dan keluar yang biasa digunakan dalam suatu organisasi atau perusahaan, di antaranya yaitu 1. Surat Pribadi Surat pribadi yaitu surat yang ditujukan kepada seorang pejabat atau pegawai. Sesuai namanya, surat ini bersifat pribadi yang dikirimkan oleh suatu pihak, baik itu perorangan maupun perusahaan atau lembaga yang lain. 2. Surat Dinas Surat dinas merupakan surat resmi yang ditujukan kepada suatu instansi atau organisasi untuk keperluan administrasi. Surat dines sendiri ada beberapa jenis, yaitu a. Surat dinas rutin/ biasa b. Surat dinas penting c. Surat dinas rahasia 3. Surat Niaga Surat niaga adalah surat yang ditulis dan dikirim oleh badan-badan usaha atau perusahaan yang mengandung kepentingan tentang suatu bisnis. Nah, itulah penjelasan singkat terkait pengertian surat masuk dan surat keluar yang menjadi penting bagi perusahaan. Dimana, pengertian surat masuk dan surat keluar sudah sering dipakai dalam berbagai aktivitas administrasi, baik dalam lingkup sebuah perusahaan maupun dalam organisasi tertentu. Untuk menemukan informasi lebih lanjut terkait pengertian surat masuk dan surat keluar serta informasi terkait lainnya, Grameds dapat melihat rekomendasi buku & artikel yang ada dibawah ini terkait pegertian surat masuk dan surat keluar! Rekomendasi Buku & Artikel Terkait Pengertian Surat Masuk dan Surat Keluar ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien
Klasifikasidan Menifestasi. Osteomielitis akut terjadi dalam waktu 2 minggu dan paling sering terjadi pada usia anak-anak daripada usia dewasa dan biasanya terjadi sebagai komplikasi dari infeksi dalam darah (osteomielitis hematogen). Manifestasi yang paling sering terjadi yaitu panas, nyeri tulang serta terasa kaku.
Surat menjadi bagian dari bentuk dan jenis komunikasi yang ada di kehidupan manusia. Menjadi salah satu alat komunikasi yang memberikan manfaat dan kegunaan pada masanya dan masih dipergunakan hingga saat ini. Alat komunikasi ini masih menjadi pilihan untuk melakukan sebuah komunikasi maupun hubungan kerjasama yang dilakukan oleh suatu perusahaan atau instansi. Meskipun dalam penggunaan sebagai alat komunikasi perseorangan atau pribadi jumlahnya sudah semakin berkurang karena sudah adanya kemajuan teknologi yang memudahkan dalam berkomunikasi. Surat masih menjadi pilihan oleh orang-orang tertentu untuk melakukan komunikasi. Penggunaan persuratan dalam bentuk kerjasama antar perusahaan memanglah sangat berperan penting karena menghubungkan atau menjelaskan mengenai hubungan kerjasama yang dilakukan oleh pihak tersebut. Akan tetapi dengan kemajuan teknologi yang semakin canggih dan berkembang juga mengubah sistem persuratan yang dilakukan secara manual dan konvensional menjadi cara yang lebih modern dan canggih yang tentunya akan memudahkan dalam melakukan proses persuratan yang ada pada suatu perusahaan. Perubahan yang ada dari menggunakan cara konvensional menjadi cara yang modern tentunya tetap memperhatikan hakikat surat yang ada pada sistem persuratan. Hakikat surat yang masih menjadikan surat sebagai sarana komunikasi dan bentuk kerjasama, dan masih memperhatikan sifat surat dan jenis surat yang ada. Surat memiliki arti sebagai sarana komunikasi sebagai penyampaian informasi yang memiliki unsur sebagai pengirim dan penerima surat. Pengirim surat tentunya memiliki tujuan dalam pembuatan surat yang dikirim kepada penerima surat. Surat memiliki berbagai jenis dan macam sesuai dengan kebutuhan dari pengirim untuk penerima. Tujuan menulis surat Tujuan dari penulisan surat tentunya adalah sebagai darana komunikasi atau pemberian informasi yang disampaikan oleh pembuat surat kepada penerima surat. Tujuan penulisannya tentunya menyampaikan maksud yang diberikan dari pihak pengirim ke penerima atau sebagai bentuk hubungan kerja antara suatu perusahaan. Fungsi surat Sebagai sarana komunikasi Bentuk kerjasama Media penyimpanan Alat bukti tertulis Sebagai pedoman kerja Baca juga Pencatatan Surat dengan Buku Agenda Jenis surat Dalam penggunaan persuratan, surat memiliki beberapa jenis yang dapat dikategorikan menurut beberapa kategori seperti 1. Berdasarkan sifat surat Surat pribadi Dari namanya saja sudah tampak jelas bahwa surat pribadi adalah surat yang dibuat oleh individu dan ruang lingkup yang berkaitan pada persuratan adalah lingkup pribadi dari pengirim tersebut atau surat tersebut bersifat kekeluargaan yang mencakup ruang kecil. Surat resmi pribadi Surat resmi pribadi adalah bentuk surat yang dibuat oleh individu atau perseorangan tetapi melibatkan hubungan kerjasama dengan sebuah perusahaan. Contohnya adalah surat lamaran pekerjaan, surat pengunduran diri Surat dinas Merupakan bentuk surat yang dibuat oleh suatu lembaga, organisasi, atau instansi secara resmi dan memiliki kop surat dalam pemformatannya. Memiliki dua jenis yang berbeda yaitu surat dinas pemerintahan dan swasta. Surat niaga Surat niaga adalah bentuk surat perdagangan atau surat jual beli yang dibuat oleh perusahaan perdagangan, penjual atau instansi yang melibatkan proses jual beli. Baca juga Pemanfaatan Teknologi Persuratan di Masa Pandemi 2. Berdasarkan wujud Surat biasa Surat yang ditulis di kertas oleh pengirim dan diberikan kepada penerima dan dapat dimasukan dalam sebuah amplop atau sampul. Memo dan nota Memo dan nota adalah surat berdasarkan wujud yang dibuat di dalam internal perusahaan yang berguna sebagai petunjuk atau perintah antara pejabat. Surat tanda bukti Sebagai suatu surat yang menunjukan tanda bukti sebuah transaksi. Contohnya tanda terima, faktur, kwitansi Surat terbuka Surat terbuka merupakan surat yang dalam pengirimannya diperuntukkan pribadi atau kelompok dan dimuat di media masa. Surat tertutup Surat tertutup menjadi kebalikan surat terbuka yang dalam peredarannya tidak dimuat di media masa, dan hanya diketahui oleh pengirim dan penerima. 3. Menurut asal Surat masuk Surat masuk adalah sebuah surat yang diterima oleh perorangan, kelompok, perusahaan atau instansi dari pihak luar Surat keluar Surat keluar adalah sebuah surat yang dikirim oleh perorangan, kelompok, perusahaan atau instansi kepada pihak luar sebagai penerima surat 4. Menurut kegiatan Surat eksternal Surat yang berhubungan dan melibatkan pihak lain atau pihak luar dari perusahaan. Surat internal Surat yang hanya melibatkan pihak dalam dan ruang lingkup dalam dari perusahaan itu sendiri. 5. Menurut penyebaran sasaran Surat biasa surat biasa dalam pendistribusiannya dilakukan hanya oleh pihak tertentu yang terlibat dan hanya ditujukan kepada penerima dan pengirim. surat edaran seperti namanya, surat edaran adalah bentuk surat yang diedarkan atau didistribusikan kepada khalayak ramai atau masyarakat tentunya dengan tujuan tertentu. Baca juga Pemanfaatan Aplikasi Surat Elektronik 6. Menurut keamanan isi Surat biasa Surat biasa adalah surat yang orang lain dapat mengetahui isinya dan tidak berakibat buruk bagi perusahaan tersebut. Surat rahasia Surat rahasia dalam penulisannya terdapat kode RHS atau R dimana orang yang tidak bersangkutan dilarang membaca dikarenakan akan menimbulkan akibat buruk. Surat sangat rahasia Pada surat ini memiliki kode SRHS SR yang hanya yang berkepentingan saja yang dapat membuka dan membacanya. 7. Menurut proses penyelesaian Surat biasa Pada surat biasa proses penyelesaiannya dilakukan urut sesuai dengan proses penerimaan dan waktu penyelesainnya tidak mendesak. Surat segera Surat segera adalah surat yang harus diselesaikan dengan waktu yang segera dan cepat. Surat sangat segera Surat sangat segera adalah surat yang harus dilakukan dengan cepat karena segera diperlukan dan waktunya sangat mendesak. Baca juga Manfaat Penggunaan Aplikasi Manajemen Surat dalam Perkantoran 8. Menurut tujuan Pemberitahuan Surat pemberitahuan memiliki tujuan memberitahukan informasi terkait yang disampaikan oleh pengirim kepada penerima atau pihak umum. Perintah Surat perintah bertujuan memberikan perintah kepada penerima. Permintaan Adalah surat yang menunjukan sebuah permintaan mengenai permintaan suatu barang atau jasa yang dibuat untuk penerima. Sehingga permintaan yang diinginkan dapat tercapai dan terwujud. Banyaknya jenis-jenis surat menjadikan surat tetap menjadi pilihan untuk melakukan sebuah komunikasi dan sarana kerjasama yang dilakukan perusahaan. Dengan begitu surat dapat dibuat sesuai dengan jenis dan kategorinya, dan tentunya tidak sembarangan dalam pembuatannya. Tetap sesuai dengan jenis dan kategori dari persuratan itu sendiri, agar penerima dari surat dapat mengetahui jenis surat yang diterima. Kesimpulan Surat sebagai sarana komunikasi yang masih dilakukan hingga sekarang Selain sebagai sarana komunikasi, surat juga sebagai alat bukti tertulis pada sebuah instansi Kecanggihan teknologi yang ada harus tetap memperhatikan hakikat surat Surat berdasarkan jenisnya dikategorikan dalam beberapa jenis
AkuntansiPendapatan Pemerintah Pusat – Dalam SAP Basis Akrual, Pendapatan dikategorikan menjadi dua, yaitu Pendapatan – LRA dan Pendapatan – LO.. Adapun definisi dari kedua kategori pendapatan diatas adalah sebagai berikut: Pendapatan – LRA adalah semua penerimaan rekening kas umum negara (RKUN) yang menambah saldo anggaran lebih (SAL)
Pengertian Surat, Jenis, Tujuan dan Syarat Surat yang Baik. Apa yang dimaksud dengan surat, bagaimana syarat membuat surat yang baik, tujuan dan jenis macam ragam surat. Dalam berkomunikasi, manusia memakai berbagai media mulai dari digital dan manual. Salah satu media dalam bertukar informasi adalah surat. Pengertian Surat Surat adalah salah satu sarana komunikasi tertulis yang berfungsi sebagai penyampai informasi, pernyataan, atau pesan dari satu pihak kepada pihak lain. Isi dari surat mencantumkan keperluan kegiatan dengan bentuk-bentuk tertentu. Informasi yang disampaikan oleh pengirim surat dapat berupa pemberitahuan, pernyataan, perintah, permintaan, atau laporan tertentu mengenai sebuah kegiatan maupun kejadian. Kegiatan saling bertukar informasi tersebut yang terjadi di antara pihak-pihak terkait tersebut, dinamakan kegiatan surat-menyurat atau korespondensi. Kita juga dapat menyimpulkan bahwa, surat-menyurat merupakan salah satu kegiatan berbahasa yang dilakukan dalam komunikasi tertulis. Tujuan Penulisan Surat Sebuah aktivitas dan kegiatan yang dilakukan oleh manusia selalu memiliki sebuah tujuan untuk kepentingan pribadi maupun bersama. Hal yang sama juga ada pada penulisan surat. Kegiatan tulis menulis surat antar pihak-pihak yang terlibat memiliki tujuan sebagai berikut Menyampaikan informasi dari pihak pengirim kepada pihak penerima Menyampaikan maksud dan tujuan sesuai dengan kondisi dan keperluan penulis Mempercepat cara berkomunikasi antar individu maupun bersama Menghemat biaya dan tenaga Fungsi Surat Dalam kehidupan sehari-hari, pada saat ini kita memang sudah memiliki berbagai peralatan canggih untuk saling bertukar informasi. Namun adanya pertukaran informasi melalui media surat secara tidak langsung dapat menjadi simbol tertentu sebagai penghargaan suatu pihak kepada pihak lain. Pengiriman surat yang bersifat rahasia juga dapat terjamin keamanan isinya. Fungsi surat juga dapat diketahui sebagai berikut Media berkomunikasi Penghubung secara tertulis dan memiliki fisik Sebagai bukti tertulis yang memiliki kekuatan hukum Sebagai alat pengingat, contohnya arsip Sebagai bukti histori yang dapat digunakan sebagai bahan riset Bahan dokumentasi Mewakili seseorang maupun instansi Jaminan keamanan dalam melakukan sebuah kegiatan Jenis-jenis surat Ada beberapa jenis surat yang dikategorikan menurut berbagai bentuk dan ciri-cirinya. Berikut adalah jenis-jenis surat yang umum ditemui Jenis Surat Berdasar pada Sifat Surat Berikut ini adalah jenis surat berdasarkan sifatnya. Surat Pribadi Surat jenis ini bersifat kekeluargaan. Isinya mengenai permasalahan dan informasi internal. Surat pribadi dapat digunakan untuk saling mengabarkan maupun memberitahukan sesuatu. Baik dari individu kepada individu, individu kepada instansi, maupun sebaliknya. Surat pribadi juga dibedakan menjadi dua. Yang pertama adalah surat pribadi yang resmi bersifat setengah resmi, dimana surat pribadi jenis ini atas nama pribadi dan dikirimkan ke instansi-instansi resmi lain, seperti contohnya surat lamaran pekerjaan, surat izin dan lain sebagainya. Yang kedua adalah surat pribadi yang tidak resmi, yaitu surat pribadi yang bersifat santai dan kekeluargaan, contohnya surat kepada orang tua, saudara, teman, dan lain sebagainya. Surat Dinas Pribadi Surat jenis ini juga termasuk surat yang setengah resmi. Yaitu surat-surat yang dikirimkan oleh seseorang kepada instansi, organisasi maupun perusahaan tertentu. Surat Dinas Surat jenis ini, juga dapat disebut sebagai surat resmi. Biasanya dibuat dan diterbitkan oleh instansi-instansi tertentu yang dikirimkan kepada para karyawan maupun para relasinya, atau bahkan pihak-pihak umum lain yang terlibat. Surat Niaga Adalah surat yang di dalamnya memuat informasi mengenai perdagangan yang diterbitkan oleh sebuah perusahaan kepada para pelanggannya. Jenis Surat Berdasarkan Tata Aliran Berdasarkan tata alirannya, surat dapat dibedakan menjadi dua yaitu Surat Masuk dan Surat Keluar. Surat Masuk Surat Masuk adalah surat yang diterima oleh sebuah organisasi ataupun instansi yang berasal dari perorangan maupun instansi lain. Surat Keluar Surat Keluar adalah surat yang diterbitkan atau dibuat oleh sebuah instansi dan dikirimkan kepada pihak lain, baik itu perseorangan maupun kelompok. Jenis Surat Berdasarkan Kerahasiaan Isi Sedangkan berdasarkan kerahasiaan isinya, surat dikelompokkan menjadi tiga, yakni Surat Sangat Rahasia, Surat Rahasia, dan Surat Konfidensial. Surat Sangat Rahasia Surat Sangat Rahasia adalah surat yang tujuan dibuatnya digunakan untuk surat yang berhubungan dengan keamanan instansi atau bahkan negara. Isinya berupa dokumen-dokumen penting yang rahasia. Surat jenis ini tidak boleh jatuh ke tangan yang tidak berhak untuk membacanya. Karena dikhawatirkan akan membahayakan instansi yang berkaitan. Surat Rahasia Surat Rahasia adalah surat yang memiliki dokumen dan berisi pesan rahasia di dalamnya. Sama seperti jenis surat sebelumnya, surat rahasia juga tidak boleh jatuh ke tangan pihak yang tidak berhak, karena dikhawatirkan akan memberikan kerugian bagi pihak-pihak lain yang terkait. Surat Konfidensial Surat Konfidensial adalah surat yang juga termasuk kedalam surat rahasia. Namun biasanya memiliki keamanan tersendiri dibandingkan surat jenis lain. Isinya juga tidak boleh diketahui oleh pihak yang tidak bersangkutan, karena jika jatuh kepada orang yang salah akan dapat mencemarkan nama baik pihak yang dituliskan. Contohnya adalah surat laporan mengenai daftar karyawan yang menggelapkan dana perusahaan. BACA JUGA PENGERTIAN TEKS EKSPOSISI, CIRI-CIRI, JENIS, TUJUAN, STRUKTUR DAN PENGGUNAAN Jenis Surat Berdasarkan Proses Penyelesaiannya Berdasarkan proses penyelesaiannya, surat dapat dibedakan mejadi tiga kelompok, yaitu Surat Kilat, Surat Segera, dan Surat Biasa. Surat Kilat Surat Kilat dapat juga disebut sebagai surat yang memerlukan pengiriman segera. Surat ini harus ditangani secepat mungkin karena surat ini memerlukan tanggapan segera dari penerima maupun pihak terkait. Bisa berisi mengenai informasi darurat yang memerlukan penanganan segera. Surat Segera Surat Segera adalah surat yang juga harus ditindak lanjuti secara segera namun tidak terlalu terburu-buru seperti surat kilat. Surat ini juga memerlukan pengiriman cepat sehingga mendapatkan tanggapan balik yang juga cepat dari pihak seberang. Surat Biasa Surat Biasa adalah surat yang tidak memerlukan kecepatan untuk ditindak lanjuti, karena pengirim juga tidak memerlukan tanggapan yang cepat pula dari pihak penerima. Jenis Surat Berdasarkan Cara Pengiriman Ada banyak sekali cara yang digunakan untuk berkirim pesan atau surat. Mulai dari yang digital maupun manual. Contohnya adalah sebagai berikut Surat Pos Surat Pos adalah surat yang dikirimkan melalui jasa ekspedisi pos atau jasa pengiriman sejenis lainnya. Telegram Telegram adalah surat yang dikirimkan dari jarak jauh melalui pesawat telegram. Sudah jarang sekali ditemui di masa kini. Faksimile Faximile Faksimile Faximile adalah surat yang dikirimkan dengan menggunakan mesin faksimile faximile. Faksimile atau biasa dikenal dengan faks/fax, berasal dari bahasa latin ‘fac simile‘ make similar, yang artinya adalah membuat salinan yang sama dengan aslinya. Email Email adalah jenis surat yang paling umum kita temui di zaman sekarang. Dikirimkan melalui internet dengan berbagai platform. BACA JUGA PENGERTIAN CERITA FIKSI, CIRI-CIRI, JENIS DAN UNSUR DALAM CERITA FIKSI Syarat Surat Yang Baik Penulisan surat yang baik akan membuat penerima atau pembaca juga dapat dengan mudah memahami isi dan maksud surat tersebut. Berikut adalah syarat-syarat penyusunan surat yang baik 1. Disusun sesuai teknik penyusunan surat yang benar Penyusunan dalam tata letak bagian-bagian surat yang tepat akan sangat memudahkan penerima dalam membaca. Dapat menerapkan aturan atau pedoman yang telah ditentukan. 2. Penjelasan yang valid, jelas, bersih, dan rapi Hal ini dilakukan agar penerima dapat memahami isinya dengan tepat dan tidak ambigu. Serta dapat memudahkan pengirim untuk segera memperoleh jawaban secara cepat mengenai apa yang dikehendakinya. 3. Penggunaan Bahasa Baku Surat resmi memerlukan bahasa yang baku agar penerima merasa dihormati dan isi surat menjadi lebih mudah dipahami. Namun untuk surat pribadi yang tidak resmi, penulis atau pengirim dapat menggunakan bahasa yang bebas dan akrab. 4. Pemakaian kertas yang sesuai Ada banyak kertas dengan berbagai ukuran yang dapat kita gunakan untuk berkirim surat. Mulai dari kertas HVS hingga kartu pos. Tergantung kepada seperti apa surat yang ingin kita kirimkan. Apakah resmi atau pribadi.
A Klasifikasi Hadis Berdasarkan Bentuk-Bentuk Asalnya. 1. Hadis Qauli. Yang dimaksud dengan hadis qauli adalah segala yang disandarkan kepada Nabi SAW. yang berupa perkataan atau ucapan yang memuat berbagai maksud syara’, peristiwa, dan keadaan, baik berkaitan dengan aqidah, syari’ah, akhlak, maupun yang lainnya.
RumahCom – Surat adalah pesan tertulis yang dapat ditulis tangan atau dicetak di atas kertas. Biasanya dikirim ke penerima melalui pos dalam amplop. Setiap pesan yang dikirimkan melalui pos adalah surat yakni percakapan tertulis antara dua pihak. Sebelum munculnya teknologi modern yang membuat komunikasi begitu mudah, menulis surat dianggap sebagai kebutuhan penting. Bahkan saat ini surat masih merupakan sarana komunikasi yang penting baik di ruang kerja maupun dalam kehidupan pribadi kita. Mayoritas komunikasi yang bersifat formal dilakukan melalui surat. Apakah itu surat lamaran untuk pekerjaan, atau bank yang mengirimi Anda pengingat atau surat penerimaan perguruan tinggi. Apapun bentuknya, surat masih merupakan cara komunikasi yang penting. Itulah mengapa penting bagi kita untuk mengetahui seluk-beluk dan jenis-jenis surat. Jenis-Jenis SuratJenis Surat Berdasarkan IsinyaFungsi Dari Surat Berdasarkan Jenis-Jenisnya { "title" "Apa yang Dimaksud dengan Apotek Hidup? Berikut Penjelasan dan Contohnya! ", "excerpt" "Baca penjelasan tentang apa itu apotek hidup beserta contohnya, di sini!", "link" "", "image" " } Jenis-Jenis Surat Sesuai dengan tujuannya, surat dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis utama sesuai dengan tujuan surat. Jenis-jenis surat dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis utama sesuai dengan tujuan surat. Jenis surat yang pertama adalah surat informal, juga dikenal sebagai surat sosial, termasuk surat persahabatan dan catatan undangan. Jenis surat ini umumnya dikirim kepada teman dan keluarga serta dapat ditulis dalam gaya percakapan. Saat menulis surat informal, Anda bebas menggunakan bahasa sehari-hari yang akan sangat tidak cocok dalam surat formal. Tapi juga bukan berarti, Anda bisa menulis pikiran acak yang benar-benar yang tidak masuk akal ke dalam surat ini. Ejaan, tanda baca, dan tata bahasa yang salah tidak diperbolehkan meskipun suratnya informal dan pribadi. Jenis-jenis surat yang kedua adalah surat formal atau surat bisnis yang harus jelas dan ringkas. Anda harus selalu ingat bahwa surat resmi ditulis untuk mempertimbangkan informasi penting, jadi Anda harus selalu berhati-hati dalam menyusun surat dengan hanya memberikan informasi yang diperlukan. Mau tahu lebih detail soal jeni surat, simak ulasannya di bawah ini. 1. Jenis Surat Berdasarkan Isinya Berdasarkan sifat isi dan asalnya, maka jenis-jenis surat dapat dibagi menjadi lima bagian, yaitu Surat pribadi private Yang dimaksud dengan surat pribadi adalah surat yang ditulis oleh seseorang yang isinya menyangkut kepentingan pribadi. Surat pribadi ini dibagi menjadi dua bagian yang isinya bersifat kekeluargaan. Sementara satu lagi adalah surat pribadi yang isinya bersifat setengah resmi. Surat resmi Surat resmi adalah surat yang menyangkut masalah tugas dalam suatu organisasi. Misalnya surat dari seorang bendahara perusahaan kepada bagian audit keuangan atau akuntan publik yang bertugas memantau kondisi keuangan dari perusahaan tersebut. Surat sosial Surat sosial adalah surat yang berisi kepentingan sosial dan dibuat oleh lembaga-lembaga sosial. Contohnya dalam hal ini adalah surat-surat yang dikeluarkan oleh sebuah panti asuhan kepada pihak-pihak tertentu yang berisi permintaan untuk menjadi donatur bagi panti asuhan tersebut. Surat niaga Surat niaga adalah surat yang dibuat oleh badan-badan usaha atau organisasi perusahaan yang isinya menyangkut kepentingan niaga atau bisnis. Misalnya surat yang dikirimkan oleh perusahaan A kepada perusahaan B yang berisi permintaan suatu barang tertentu yang menjadi objek usaha atau bisnis mereka. Surat dinas Surat dinas adalah surat yang dibuat oleh suatu instansi pemerintah yang isinya menyangkut soal-soal kedinasan. Contohnya adalah surat-surat yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat kepada masing-masing pemerintah daerah yang berisi suatu instruksi tertentu. 2. Jenis Surat Berdasarkan Keamanan Isinya Sebuah surat yang dikirim dari satu pihak kepada pihak lainnya memiliki tingkat keamanan menyangkut isinya. Oleh karena itu, berdasarkan masalah keamanan ini, maka suatu surat dapat digolongkan menjadi empat macam, yaitu Surat sangat rahasia Surat yang tidak boleh jatuh ke tangan orang lain atau pihak lain yang tidak berkepentingan dengan isi surat tersebut, karena isinya yang memang sangat rahasia. Misalnya, surat yang berisi tentang rahasia negara atau suatu rahasia perusahaan tertentu. Surat rahasia Sesuai namanya, adalah surat yang isinya bersifat rahasia, namun skala kerahasiaannya tidaklah setinggi atau sebesar surat yang tergolong sebagai sangat rahasia’. Contohnya adalah surat dari sebuah perusahaan perbankan kepada seorang nasabahnya, yang berisi laporan keuangan dari saldo milik nasabah atau deposito milik sang nasabah. Surat konfidensial Surat yang isinya hanya boleh diketahui oleh orang yang dituju atau pihak yang dituju oleh pengirim surat tersebut. Contohnya dalam hal surat konfidensial ini adalah surat yang dikirim oleh seorang bupati kepada seorang kepala desa. Surat biasa Surat biasa adalah surat yang meskipun mungkin bersifat private atau pribadi, namun tidak bersifat rahasia atau sangat rahasia. Jenis surat ini tidak akan menimbulkan suatu akibat yang mengkhawatirkan apabila isinya dibaca atau dilihat oleh orang lain yang bukan dituju oleh si pengirim surat. Contoh dalam hal ini adalah surat dari seorang wali murid kepada seorang guru yang mengabarkan bahwa anaknya tidak dapat masuk sekolah hari itu. 3. Jenis Surat Berdasarkan Tingkat Penyelesaiannya Surat ini berkaitan dengan proses penyelesaian isi surat bersangkutan. Berdasarkan tingkat penyelesaiannya, maka surat ini dibedakan menjadi tiga macam, yaitu surat yang bersifat sangat segera’, bersifat segera’, dan bersifat biasa’. Sangat segera Surat ini harus segera diselesaikan atau disampaikan kepada si penerima surat dalam waktu yang secepat mungkin dan mendapatkan prioritas utama. Dalam dinas pos, surat semacam ini biasanya digolongkan sebagai surat yang dikirim dengan sistem kilat khusus tercatat. Segera Surat ini tergolong harus segera dikirim atau disampaikan atau diselesaikan kepada si penerima yang dituju, tetapi tidak mendapatkan prioritas yang utama. Dalam biro ekspedisi pengiriman surat, maka surat jenis ini akan digolongkan sebagai urgent tapi tidak buru-buru. Biasa Jenis surat ini tidak harus segera disampaikan atau diselesaikan kepada yang dituju atau si penerima. Biasanya surat-surat ini akan menggunakan perangko biasa apabila dikirimkan melalui dinas pos. 4. Jenis Surat Berdasarkan Jangkauan Penggunanya Menurut jangkauan penggunanya, maka jenis-jenis surat dapat dibedakan dalam dua kategori. Diantaranya Surat biasa Surat biasa dalam pendistribusiannya dilakukan hanya oleh pihak tertentu yang terlibat dan hanya ditujukan kepada penerima dan pengirim. Surat edaran Seperti namanya, surat edaran adalah bentuk surat yang diedarkan atau didistribusikan kepada khalayak ramai atau masyarakat tentunya dengan tujuan tertentu. 5. Jenis Surat Berdasarkan Wujudnya Berdasarkan wujudnya, maka jenis-jenis surat dapat dibagi menjadi lima bagian, antara lain Kartu pos Adalah selembar surat mungkin lebih tepat bila disebut selembar kertas yang biasanya terbuat dari kertas karton dengan ukuran kira-kira 20 cm x 30 cm yang dapat digunakan untuk menulis surat yang isinya pendek dan tidak mengandung suatu kerahasiaan yang perlu dijaga. Warkat pos Warkat pos adalah selembar kertas yang dibuat secara khusus, sehingga apabila kertas tersebut dilipat akan menjadi semacam sampul yang bagian dalamnya dapat digunakan untuk menulis isi surat. Isi surat yang tertulis di dalam sebuah warkat pos biasanya lebih panjang dari isi surat yang ada di kartu pos, dan sifat isi suratnya pun biasanya lebih rahasia. Surat bersampul/surat biasa Sebagaimana namanya, surat bersampul atau surat biasa adalah surat yang menggunakan sampul sebagai penutup atau pelindungnya. Tujuannya, agar surat tidak dapat terbaca oleh orang atau pihak lain yang tidak berkepentingan. Memorandum atau nota Memorandum atau nota merupakan suatu surat yang bersifat internal, dalam arti hanya digunakan dan dipakai untuk kalangan sendiri dalam suatu kantor, organisasi atau perusahaan. Memorandum biasanya disingkat dengan sebutan memo. Telegram Telegram adalah suatu tulisan atau tanda atau berita yang dikirimkan dari jarak jauh melalui pesawat bernama telegraf. Sarana ini saat sekarang sudah tak terlalu populer setelah adanya mesin faksimili, SMS dan e-mail melalui internet. Fungsi Dari Surat Berdasarkan Jenis-Jenisnya Surat juga memiliki beragam fungsi, mulai dari sebagai sarana komunikasi dan sebagainya. Foto Pexels – Alena Darmel Tujuan dari penulisan surat tentunya adalah sebagai sarana komunikasi atau pemberian informasi yang disampaikan oleh pembuat surat kepada penerima surat. Tujuan penulisannya tentunya menyampaikan maksud yang diberikan dari pihak pengirim ke penerima atau sebagai bentuk hubungan kerja antara suatu perusahaan. Surat juga memiliki beragam fungsi. Mulai dari sebagai sarana komunikasi, bentuk kerjasama, media penyimpanan, alat bukti tertulis, serta sebagai pedoman kerja. 1. Fungsi Dari Surat Berdasarkan Isinya Fungsi dari surat ini adalah mengkomunikasikan baik masalah pribadi yang ditujukan kepada keluarga, teman atau kenalan, perniagaan, hingga kedinasan. Surat ini juga bisa menjadi pedoman kerja dan untuk melakukan kerja sama. 2. Fungsi Dari Surat Berdasarkan Keamanan Isinya Fungsi surat ini dibedakan sesuai tingkat keamanannya. Isinya untuk menginformasikan hal penting yang berhubungan dengan rahasia keamanan Negara . Sehingga bersifat terbatas penerimanya. 3. Fungsi Dari Surat Berdasarkan Tingkat Penyelesaiannya Fungsi dari surat ini adalah untuk memecahkan masalah-masalah atau hal-hal yang memerlukan penyelesaian secara cepat. Jadi surat ini memberi kalsifikasi bagi penerimanya agar segera membaca dan segera mengirimkan balasan Tips memiliki tujuan dan fungsi beragam. Tujuan penulisan surat adalah untuk menyampaikan maksud yang diberikan dari pihak pengirim ke penerima atau sebagai bentuk hubungan kerja antara suatu perusahaan. 4. Fungsi Dari Surat Berdasarkan Jangkauan Penggunanya Surat ini fungsinya untuk memberitahukan informasi baik secara internal maupun eksternal. Artinya menentukan apakah pembaca surat hanya orang-orang tertentu atau semua pihak berhak diinformasikan. 5. Fungsi Dari Surat Berdasarkan wujudnya. Wujud surat makin variatif tidak hanya berupa kertas panjang. Namun juga ada yang lebih atraktif dan bergambar seperti kartu pos. Sehingga informasi yang disampaikan lebih personal dan memiliki karakter. Tonton video berikut ini untuk mengenal konsep properti syariah! Hanya yang percaya Anda semua bisa punya rumah Tanya Tanya ambil keputusan dengan percaya diri bersama para pakar kami e7x2CWX.
  • 5557nraaly.pages.dev/13
  • 5557nraaly.pages.dev/199
  • 5557nraaly.pages.dev/558
  • 5557nraaly.pages.dev/949
  • 5557nraaly.pages.dev/110
  • 5557nraaly.pages.dev/86
  • 5557nraaly.pages.dev/335
  • 5557nraaly.pages.dev/704
  • apa yang dimaksud dengan klasifikasi surat