Tentangrindu, cinta, dan airmata Di seberang malam kau akan merasa Entahlah, hingga kapan saya masih bertahan Bayanganmu tak pernah hilang Menyapaku dalam tenang malam Lembut, hangat menyatu dalam perasaan Aku ingin menutup senja di depan jendela Harapanku pudar dalam penantian sia-sia Bersama malam yang tiba dalam kerudung hitam
PuisiSimponi Pagi Oleh: Somo Lebuz Hoa Hoe Langit indah terpancar mentari Nyanyian merdu berbisik hati Inilah keindahan duniawi Walau langkah tak seindah sampan kehidupan seakan patah Namun hidup bukanlah lelah Karena indah ini anugrah Jangan bangga badan sehat Karena mati tak bersyarat Jangan bangga usia muda Karena mati tak harus tua
Membuatpuisi tentang pagi Disini tak pernah ada ketenangan Karena tiap kali kereta jalan Sudah, tak bisa kau tutup telingamu Membuat puisi tentang pagi Dzikir pagi terdengar jauh Menggaung meresap dihati Ingin rasanya aku ditempat itu Membuat puisi tentang pagi Aku bangun terlalu siang Padahal adzan subuh aku dengar Bapak ke Masjid tak kuantar
Pagikubernahi waktu Tak ubah jua hembusan angin Lelah lepas hatiku tak bertepi Menyusuri ujung setapak ini Dalam naungan mentari pagi Dalam himbauan kicauan pagi Kau tak melihat-kah sang surya hadir dalam dirimu Saat malamtentukan mentari nya Bunga yang sepi disini menari nari Menari bersama sang waktu Tapakilah dlamnya arung rejam dunia
PUISIPAGI YANG INDAH Pagi yang indah Mentari bersinar dengan terangnya Seakan memberikan sebuah senyuman Pagi yang indah Burung-burung berterbangan Seakan menyambut dengan riangnya Pagi yang indah Bunga yang bermekaran Seakan memberikan sebuah sapaan Pagi yang indah Embun yang masih terasa Seakan memberi kesejukan kedalam jiwa Terima kasih tuhan
Yhs70mC.