Permainanyang mengkultuskan salib bahwa orang yang melewatinya akan diberi kesehatan dan kekuatan atau mengembalikan ruh atau menambah ruh pemain atau semacam itu. Begitu juga permainan merakit kartu ulang tahun kelahiran dalam agama nasrani. Permainan yang menyetujui sihir atau memuliakan para tukang sihir.
Ilustrasi/ Foto Shutterstock Ada beragam permainan yang kini dimainkan si kecil, tapi pastikan yang tidak mendatangkan bahaya serta merugikan dalam hal akidah dan agama. Dream - Bermain jadi hal yang tidak bisa dipisahkan dengan anak-anak. Mereka belajar banyak hal lewat bermain dan mengeksplorasi hal-hal di sekitarnya. Ummul Mukminin, Aisyah radhiyallahu anha berkata, โ€œ Hargailah keinginan gadis kecil yang menyukai permainanโ€. HR. Bukhari dan Muslim. Dikutip dari ketika bermuamalah dengan anak kecil, Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam memberi mereka hak untuk bermain dan bercanda dengan porsi yang sesuai. Ada beragam permainan yang kini dimainkan si kecil., tapi pastikan yang tidak mendatangkan bahaya serta merugikan dalam hal akidah dan agama. Anak-anak diperbolehkan bermain dengan sesuatu yang mubah, yang tidak mengandung dosa dan keharaman bagi mereka. Dianjurkan agar permainan itu bermanfaat bagi perkembangan badan, akal dan pikiran mereka. Penting juga mengetahui kalau dalam Islam, ada permainan yang dilarang untuk dimainkan anak-anak. Apa saja? 1. Bermain SenjataBermain dengan senjata dikhawatirkan dapat mencelakai orang lain Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata, Nabi Shallallahu alaihi wasallam bersabda; Janganlah salah seorang di antara kalian menodongkan sebuah senjata kepada saudaranya, karena dia tidak tahu barangkali syaitan mencabut dari tangannya hingga dia mencelakai saudaranya, akibatnya dia tersungkur ke dalam lubang Nerakaโ€. HR. Bukhari dan Muslim. Al Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari hadits Abi Musa, dari Nabi Shallallahu alaihi wasallam bersabda, " Jika salah seorang dari kalian melewati masjid atau pasar kami dengan membawa panah, maka peganglah mata panah tersebutโ€™ atau beliau berkata, Genggamlah dengan kedua tangannya agar tidak mengenai salah seorang dari kaum muslimin sedikit pun" . 1 dari 7 halaman 2. Barang yang dapat mengagetkan anak-anak Abu Dawud no. 5004 meriwayatkan dengan sanad yang shahih dari Abdurrahman bin Abi Laila, dia berkata, โ€œ Para sahabat Muhammad Shallallahu alaihi wasallam menyampaikan kepada kami bahwa mereka melakukan perjalanan bersama Nabi Shallallahu alaihi wasallam, lalu salah seorang di antara mereka tidur dan yang lainnya mendatanginya dan menarik tali yang ada padanya sehingga dia merasa kaget, kemudian Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda, Tidak halal seorang muslim mengagetkan muslim yang lainnya" . 3. Bermain dengan dadu, domino atau sejenisnya Dari Buraidah radhiyallahu anhu, sesungguhnya Nabi Shallallahu alaihi wasallam bersabda, โ€œ Siapa saja yang bermain dadu, maka seakan-akan dia telah mencelupkan tangannya ke dalam daging dan darah babiโ€. HR. Muslim. 2 dari 7 halaman 4. Permainan yang menjadi sarana perjudian dan lotre Jangan sampai anak-anak bermain dadu yang berbau perjudian atau taruhan. Allah Taโ€™ala berfirman dalam surah Al-Maidah ayat 90 dan 91 ยฉ Artinya Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya meminum khamr, berjudi, berkurban untuk berhala, mengundi nasib dengan panah adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu dengan minuman keras dan judi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan shalat, maka berhentilah kamu dari mengerjakan perbuatan ituโ€. 5. Gantungkan lonceng di leher anakHindari permainan lonceng yang digantungkan di leher anak. Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Nabi Shallallahu alaihi wasallam bersabda, โ€œ Sesungguhnya lonceng adalah serulingnya syaitanโ€. HR. Muslim. Beliau juga bersabda di dalam hadits yang lain, dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu anhu; โ€œ Para malaikat tidak akan menemani sebuah perkumpulan yang di dalamnya ada anjing dan loncengโ€. HR. Muslim. Penjelasan selengkapnya baca di sini. 3 dari 7 halaman Hadapi Cobaan dari Anak, Bagaimana Ajaran Islam? Dream - Buah hati yang dianugerahkan Allah SWT, merupakan amanah yang harus selalu dijaga. Terkadang, lewat buah hati juga Allah memberikan ujian dan cobaan. Seringkali orangtua merasa sedih dan terpuruk, ketika anak-anaknya melakukan keburukan atau mengalami hal yang memilukan. Ustazah Ninih Muthmainnah atau akrab disapa Teh Ninih, lewat akun Instagram resminya mengingatkan, ujian tiap orang berbeda-beda. Ada yang diuji dengan pasangannya, orangtuanya, atau anak-anaknya. " Walau berbeda jenisnya, solusinya tetap mengarah pada satu titik yang sama dekati Allah, mintalah pertolongan-Nya dan jalankan ikhtiar dalam koridor ketaatan kepada-Nya," ungkap Teh Ninih. Bagi orangtua yang diuji dengan ketidaksalehan anaknya, Teh Ninih mengingatkan untuk terus beristighfar, memohon ampunan Allah. Hal ini karena bisa jadi buruknya sifat anak adalah karena kesalahan kita dalam mendidiknya. Setelah itu, berusahalah untuk memperbaiki diri. Doakan dia dengan doa-doa terbaik terbaik kita. Jangan putus pula untuk menasihatinya, memberinya teladan kebaikan, dan tetap menjaga kesabaran kala menghadapinya. " Boleh jadi, apa yang kita lakukan belum tampak hasilnya sekarang. Namun yakinlah, akan ada masa Allah bukakan hatinya sebagai buah kesungguhan dan keikhlasan doa-doa kita, orangtuanya," pesan Teh ninih. 4 dari 7 halaman Hikmah Orangtua Berpuasa di Hari Lahir Anak Dream - Memiliki buah hati dan keturunan yang berakhlak baik, menjalani tuntunan Islam, sukses dunia akhirat merupakan harapan tiap orangtua. Tentunya hal ini harus diusahakan, salah satunya dengan pengasuhan dan menjadi teladan yang baik. Tak hanya itu, banyak-banyaklah berdoa kepada Allah SWT agar putra putri tercinta selalu dalam lindungan-Nya dan mendapat sukses yang penuh berkah. Bagaimana caranya? Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Nurul Huda Mergosono Malang, Nyai Hj Raudloh Quds Musthofa al Hafidhah berbagi pengalaman dalam mengasuh putra-putrinya. Hal pertama adalah memberi contoh. " Jadi, kalau pengasuhan/pendidikan jujur saya dibantu oleh lingkungan dan selalu menanamkan untuk mencontoh sifat baik dari eyang-eyangnya KH Ahmad Masduqie Machfudh dan KH Ahmad Mustofa Bisri, dan mengenai ibadah shalat, puasa dan lain-lain, selain dimudahkan oleh lingkungan juga kita tidak pernah absen untuk memberi contoh. Jadi, tidak hanya ngajak, tapi juga melakukan," kata Hj Raudloh, dikutip dari NU Online. 5 dari 7 halaman Alfatiha 100 Kali untuk Anak Tradisi pesantren yang lekat dengan amalan riyadloh dan tirakat, Hj Raudloh juga melakukannya. Ia memberikan beberapa amalan yang dilakukan sebagai ikhtiar dalam mendoakan keselamatan hidup anak-anaknya. " Dulu itu saya pernah didawuhi diberi tahu sama kakak ipar saya untuk muasani berpuasa untuk anak-anak saya. Waktu itu saya diutus puasa hari lahir kalau anaknya lahir Senin, berarti puasa setiap Senin. Nah, kebetulan anak-anak saya itu hari lahirnya berurutan, Senin-Selasa-Rabu saya tambah Kamis, wis poko'e setiap seminggu iku patang dino Sudah pokoknya setiap minggu itu empat hari puasa," ungkapnya. Hal lain yang dilakukan adalah dengan bersedekah setiap hari lahir anaknya dan mengamalkan amalan wirid. " Kalo wiridan itu yang saya amalkan sekarang itu Fatihah setiap hari 100 kali, katanya suami sih boleh dicicil boleh juga sekali dudukan, pokonya jangan sampe kelewat," kata Ning Raudloh. Selengkapnya baca di sini. 6 dari 7 halaman Selalu Bacakan 3 Surah Ini ke Buah Hati Jelang Tidur Dream - Doa-doa tulus orangtua untuk buah hatinya, Insyaallah dikabulkan oleh Allah SWT. Untuk itu jangan lelah untuk selalu melantunkan doa dan mengajarkan surah-surah pada anak tercinta. Ustazah Ninih Muthmainnah, atau akrab disapa Teh Ninih mengingatkan orangtua untuk selalu membacakan tiga surah pendek jelang buah hati tidur malam hari. Surah tersebut adalah Al-Ikhlash, Al-Falaq dan An-Nas. ยฉ Instagram ninihmutmainah " Tiga surat pendek yang dahsyat fadilahnya. Siapa membacanya dengan sepenuh kesungguhan dan keyakinan, dia bisa menjadi perisai bagi seorang hamba dari aneka malapetaka, termasuk dari godaan setan," ungkap Teh Ninih dalam akun Instagram resminya 7 dari 7 halaman Tiupkan ke Telapak Tangan dan Usapkan Teh Ninih menjelaskan, Rasulullah SAW memerintahkan kita untuk membacanya menjelang tidur. Setelah itu meniupkannya pada kedua telapak tangan lalu mengusapkannya ke seluruh bagian tubuh sebanyak tiga kali HR Al-Bukhari dan Muslim. " Untuk melindungi anak kita dari gangguan setan atau makhluk lainnya, sebelum dia tidur atau setelah dia tidur, bacakan untuknya Al-Ikhlas dan Al-Mu'awwidzatain dua surat perlindungan, yaitu Al-Falaq dan An-Nรขs, tiupkan ke tangan lalu usapkan ke seluruh tubuhnya," pesan Teh Ninih. Ayah bunda, jangan lelah untuk terus mendoakan kebaikan kepada pada anak. Menurut Teh Ninin, InsyaAllah, Zat Yang Mahakuasa akan mengabulkan doa-doa orangtua untuk anaknya. ParentingIslampengasuhan anak Daftarkan email anda untuk berlangganan berita terbaru kami Terkait Jangan Lewatkan Editor's Pick Menilik Fungsi SPF dan PA Pada Sun Protector Memukau, Ruffle Black Dress Halima Aden yang Extravagant Inspirasi Tampilan Pengantin Makeup Glowing dan Outfit Syar'i Serba Putih Satu Outfit Bisa Jadi Dua Look Berbeda, Girly dan Boyish Bacaan Sholawat Haji dan Usaha agar Impian Berhaji Segera Terwujud Trending Bacaan Sholawat Haji dan Usaha agar Impian Berhaji Segera Terwujud Semarak Acara Dream Day Ramadan Fest 2023 Day 2 Pengertian Haji Qiran, Bacaan Niat, dan Tata Caranya Sesuai Ajaran Islam Haji adalah Rukun Islam Kelima, Wajib Dilakukan Umat Islam yang Memenuhi Syarat Doa Menyembelih Hewan Kurban untuk Orang Lain dan Hukum Mewakilkan Penyembelihan Wanita Ini Terima Tantangan Makeup Sambil Tutup Mata, Hasilnya Diluar Dugaan, Netizen `Ngakak Banget` Menilik Fungsi SPF dan PA Pada Sun Protector Doa Menyembelih Hewan Kurban untuk Orang Lain dan Hukum Mewakilkan Penyembelihan

MuslimahJangan Minder, Ini Latihan Beladiri yang Diperbolehkan dalam Islam Muslims Daily + Ikuti. Jika latihan bela diri dilakukan sebagai bentuk persiapan diri, maka insyaAllah akan bernilai pahala. Bela diri sebaiknya dilakukan seperti olahraga atau permainan, bukan aliran kepercayaan. Oleh karena itu, tidak boleh ada unsur al-walaยญ wal

GAME, siapa yang tak suka bermain game? Beberapa waktu ke belakang game Pokemon GO menggegerkan dunia dengan permainan yang satu ini. Melalui game ini, pemain dituntut untuk terus bepergian, gunanya, untuk menambah koleksi monster pokemon yang dimilikinya. Permainan ini cukup memikat perhatian para gamers, bahkan disebut-sebut akan mengalahkan permainan yang sempat booming sebelumnya, Clash Of Clans atau COC. Terlepas dari keseruan semua permainan itu, bagaimana Islam memandang bermain game? Islam tentunya bukanlah agama yang tidak mengerti tentang manusia. Islam memperlakukan manusia sesuai naluri dan kemanusiaannya. Islam sangat memberikan keluasan dan kelapangan bagi manusia untuk merasakan kenikmatan hidup. Mengenai hal ini, ada suatu kisah mengenai seorang sahabat Rasulullah ๏ทบ yang bernama Hanzhalah. Ia merasa bahwa hidupnya telah diselubingi kemunafikan. Terlintas dalam benaknya bahwa hidupnya hanyalah kepura-puraan. Ketika berhadapan dengan Rasulullah ๏ทบ, ia menjadi seorang muslim yang benar-benar taat. Ia berperilaku serius, tidak bercanda, mata selalu sembab, hati selalu berdzikir dan senantiasa dalam kondisi ketakwaan pad Allah SWT. Namun, apabila Hanzhalah berlalu dari Rasulullah ๏ทบ, lalu bertemu keluarganya, seketika perangainya berubah. Ia mencandai anak dan istrinya. Ia tertawa, merasa senang, seolah-olah lupa bahwa sebelumnya ia menangis. Ternyata, apa yang dialami oleh Hanzalah juga dialami oleh Abu Bakar. Maka, untuk mencari jawaban dari kegundahan hati dua sahabat tersebut, keduanya kemudian mendatangi Rasulullah ๏ทบ. Bagaimana Rasulullah menjawabnya? Rasulullah ๏ทบ bersabda, โ€œDemi Dzat yang aku berada di tangan-Nya, jika kalian tetap seperti dalam kondisi ketika kalian bersamaku, atau seperti ketika kalian berdzikir, maka malaikat akan menyalami kamu sekalian di tempat-tempat tidurmu dan di jalan-jalanmu. Akan tetapi, wahai Hanzhalah, semuanya ada waktunyaโ€™. Itu beliau ucapkan sebanyak tiga kali,โ€ HR. Muslim. Hadis ini menunjukkan bahwa kesenangan psikologis dan hiburan merupakan dua hal yang natural dalam diri manusia. Rasulullah ๏ทบ bahkan menyebutkan bahwa orang yang di dalam dirinya tidak ada hal tersebut, ia akan disalami malaikat. Disalami malaikat merupakan simbol yang menunjukkan hal yang mustahil terjadi. Maknanya adalah Islam tidak mengajarkan seseorang menjauhi kesenangan dan hiburan. Sebaliknya, Islam justru mengajarkan mencari ketenangan, beristirahat, mencari hiburan bisa dilakukan, namun harus sesuai dengan porsinya. Islam tidak mengharamkan hiburan sama sekali. Jadi, sah-sah saja jika kita ingin bermain game. Selagi, permainan tersebut tidak membuat kita lupa waktu. Maksudnya? Kita tidak melalaikan tugas pokok kita. Terutama dalam menjalankan ibadah kepada Allah SWT. [] Hukumboneka dalam Islam sebagaimana yang dilakukan oleh Aisyah RA sebatas untuk permainan belaka adalah diperbolehkan. Boneka dan dunia anak-anak apalagi untuk anak perempuan seperti dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Bahkan Aisyah pernah memiliki mainan binatang Kuda yang bersayap dua sebagaimana dalam riwayat berikut; โ€“ Permainan yang dibolehkan dalam Islam. Islam sangat memperhatikan semua lini kehidupan manusia, termasuk dalam permainan. Tidak semua permainan boleh dan baik bagi anak. Ada beberapa permainan yang boleh dan ada yang tidak. Sebagai orang tua kita bertugas untuk menyeleksi permainan mana yang boleh anak kita mainkan ada yang tidak. Permainan yang boleh dilakukan antara lain 1. Permainan yang tidak mengandung dosa dan maksiat Perlu diingat oleh para orang tua, berikanlah anak-anak yang tidak mengandung dosa dan maksiat. Seperti permainan bercampurnya antara laki-laki dan perempuan. Dimana di dalamnya akan menyebabkan terjadinya ikhtilat bercampur laki-laki dan perempuan yang bukan mahram secara bebas tentu saja peluang dosa dan maksiat akan besar. Banyak saat ini kita dapati para anak-anak, remaja dan dewasa yang suka berkumpul menyalurkan hobi dalam komunitas seperti bersepeda, fotografi, travelling dan lainnya. Kemudian hal itu memberikan peluang untuk berbuat yang dilarang agama. Bahkan menjurus pada pergaulan bebas. Jadi jangan sampai memilih permainan yang seperti ini ya. Orang tua wajib selektif dalam memilih berbagai permainan untuk anak-anak. 2. Permainan yang berfaedah bagi pertumbuhan jasmani dan akal pikiran anak Diantara permainan tersebut adalah berlari, melompat, melempar, mengangkat, membuat sesuatu, menyusun atau menata benda-benda tertentu dan lain- lain. Tentu saja hal tersebut akan melatih dan menguatkan ototnya. Pilihlah permainan yang benar bermanfaat bagi anak-anak tapi tidak mengabaikan tujuan utama seperti beribadah dan belajar. Bermainlah sewajarnya saja dan jangan berlebihan. 3. Latihan memanah, berenang dan berkuda Ketahuilah bahwa permainan memanah dan bisa diartikan juga menembak pada zaman sekarang, berenang dan berkuda bersepeda, bermotor, atau mengendarai mobil pada zaman sekarang adalah permainan yang Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Sallam anjurkan. Diriwayatkan oleh sahabat Jabir bin Abdillah radhiyallahuanhu bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, ูƒูู„ู‘ู ุดูŽุฆู’ ูู„ูŽูŠู’ุณูŽ ูููŠู’ู‡ู ุฐููƒู’ุฑู ุงู„ู„ู‡ู ููŽู‡ููˆูŽ ู„ูŽู‡ู’ูˆูŒ ูˆูŽู„ูŽุนูุจูŒ ุฅูู„ุงู‘ูŽ ุฃูŽุฑู’ุจูŽุนูŒ ู…ูู„ุงูŽุนูŽุจูŽุฉู ุงู„ุฑู‘ูŽุฌูู„ู ุงู…ู’ุฑูŽุฃูŽุชูŽู‡ู ูˆูŽุชูŽุฃู’ุฏููŠู’ุจู ุงู„ุฑู‘ูŽุฌูู„ู ููŽุฑูŽุณูŽู‡ู ูˆูŽู…ูŽุดู’ูŠูู‡ู ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุงู„ู’ุบูŽุฑู’ุถูŽูŠู’ู†ู ูˆูŽุชูŽุนู’ู„ููŠู’ู…ู ุงู„ุฑู‘ูŽุฌูู„ู ุงู„ุณู‘ูุจูŽุงุญูŽุฉูŽ โ€œSetiap hal yang tidak ada dzikir kepada Allah adalah lahwun kesia-siaan dan permainan belaka, kecuali empat candaan suami kepada istrinya, seorang lelaki yang melatih kudanya, latihan memanah, dan mengajarkan renang.โ€ HR. An-Nasai, dinilai shahih oleh Al-Albani 4. Permainan atau keterampilan yang bisa membangun keluhuran jiwa dan ketangkasan serta akhlak mulia Banyak sekali keterampilan yang bisa kita lakukan bersama anak-anak seperti memasak di dapur, berkebun, berbagi dengan sesama dan kegiatan lainnya yang akan mendidik anak kita. Keterampilan dan permainan yang mengasyikkan akan membuat anak-anak lebih mandiri, lebih bersimpati dan mudah bergaul dengan orang lain. Kesimpulan Orang tua perlu memahamkan anak-anak bahwa apapun permainan yang mereka lakukan baik itu terkait kesukaan, hobi maupun keterampilan semua kita niatkan untuk memperoleh Ridha Allah semata. . Jangan sampai keahlian yang kita miliki seperti memanah misalnya malah tujuannya untuk mencelakakan orang lain. Perlu juga orang tua ingat bahwa fitrahnya anak adalah bermain sehingga kita pun jangan terlalu membatasi mereka bermain. Hal yang perlu kita lakukan adalah mengawasi dan menasehati mereka saja. ุนู† ุงู„ุญุณู† ุฃู†ู‡ ุฏุฎู„ ู…ู†ุฒู„ู‡ ูˆุตุจูŠุงู† ูŠู„ุนุจูˆู† ููˆู‚ ุงู„ุจูŠุชุŒ ูˆู…ุนู‡ ุนุจุฏุงู„ู„ู‡ ุงุจู†ู‡ุŒ ูู†ู‡ุงู‡ู…ุŒ ูู‚ุงู„ ุงู„ุญุณู† ุฏุนู‡ู…ุ› ูุฅู† ุงู„ู„ุนุจ ุฑุจูŠุนู‡ู… โ€œDari Al-Hasan Al-Bashri, ia masuk ke rumahnya dan ketika itu anak-anak kecil sedang main di atas rumahnya. Abdullah putra beliau yang baru masuk bersama beliau lalu melarang anak-anak tersebut. Al-Hasan Al-Bashri mengatakan Biarkan mereka! Karena bermain adalah kesenangan merekaโ€ Diriwayatkan oleh Ibnu Abid Dunya, dalam kitab Al Iyal, 2/791. Terima kasih telah membaca artikel kami. Temukan jawaban dan inspirasi setiap hari bersama Erudisi. Jangan lupa share ya artikel ini di sosial media atau aplikasi chat teman-teman. Permainanini dapat dimainkan oleh 8 orang dimana 4 orang bermain sebagai udang (penangkap) dan 4 orang lainnya berperan sebagai ikan (regu yang ditangkap). Permainan ini juga dapat meningkatkan keterampilan motorik kita, dimana jika kita ingin mengejar impian kita, kita harus melakukan dengan giat, gigih, ulet, tangkas, dan kekompakan tim yang
BEROLAHRAGA memang sangat penting untuk menunjang kesehatan kita, di samping menyehatkan dapat membuat badan segar dan pikiran pun tenang, namun bagaimana pandangan islam mengenai olahraga? Nabi ๏ทบ menganjurkan untuk banyak melakukan kegiatan pekerjaan dan gerak badan pad pagi hari. Mengenai hal ini beliau bersabda, โ€œYa Allah, berkatilah umatku pada pagi hari merekaโ€. Beliau juga memperingatkan agar tidak lamban, malas atau tidak bersemangat dalam melakukan sesuatu. Rasulullah ๏ทบ sendiri meminta perlindungan kepada Allah Subhanallahu wa Taโ€™ala dari sifat malas dan lemah. Sifat seorang mukmin yang komit menurut beliau adalah apabila bangun pagi jiwanya tentram dan bersemangat, dan sifat orang yang bukan mukmin itu ialah apabila bangun pagi jiwannya buruk dan malas. Disamping itu Rasulullah ๏ทบ menyuruh kita berolahraga seperti renang, memanah, berkuda, dan berbagai jenis olah raga lainnya. Seperti disebutkan dalam pembahasan seorang ulama besar Ibnu Taimiyah dalam kitabnya yang terkenal Muntaqa Al-Akhbar min Al-hadits Sayyid Al-Akhyar juga dalam karya Abu Al-Syaikh dalam masalah jihad bab hadits Nabi tentang lomba jalan kaki, lari, gulat, permainan menggunakan tombak dan sebagainya. BACA JUGA Jangan Abaikan Olahraga, Ini Manfaatnya untuk Tubuh! 1 Lomba Lari Cepat Para sahabat terbiasa melakukan perlombaan lari cepat, dan Nabi ๏ทบ mengizinkannya sunnah taqririyah. Rasulullah sendiri mengadakan pertandingan dengan istrinya guna memberikan kesegaran, dan beliau juga mengajarkan kepada sahabat-sahabatnya sebagaimana diceritakan oleh Siti Aisyah ra โ€œRasulullah ๏ทบ bertanding dengan saya dan saya menang. Ketika saya berhenti sehingga badan saya menjadi gemuk, Rasulullah ๏ทบ bertanding lagi dengan saya dan beliau menang. Lalu beliau bersabda Kemenangan ini untuk kemenangan itu,โ€ HR. Ahmad dan Abu Daud. 2 Gulat Rasulullah ๏ทบ pernah bergulat dengan seorang laki-laki bernama Rukanah yang terkenal kekuatannya, dan permainan ini dilakukannya selama beberapa kali. Dalam satu hadits riwayat Abu Daud dijelaskan, โ€œSesungguhnya Rasulullah ๏ทบ gulat dengan Rukanah yang terkenal kekuatannya itu, kemudian ia berkata; Domba lawan domba. Kemudian Rasulullah ๏ทบ bergulat dan beliau bersabda Berjanjilah denganku untuk melakukan gulat lagi di lain waktu. Kemudian Rasulullah ๏ทบ bergulat seraya bersabda Berjanjilah denganku, lalu Rasulullah ๏ทบ bergulat untuk ketiga kalinya. Kemudian orang itu bertanya; apa yang harus saya katakan kepada keluargaku? Rasulullah ๏ทบ menjawab Katakan โ€œdomba telah dimakan oleh serigala, dan seekor dombapun lari.โ€ Kemudian apa pula yang saya katakan untuk yang ketiga? Rasulullah ๏ทบ menjawab Kami tidak dapat mengalahkan kamu untuk bergulat karena itu ambillah hadiahmu,โ€ HR. Abu Daud. Hadist rukanah di atas juga menunjukkan diperbolehkannya pertandingan gulat antara orang islam melawan orang kafir. Begitu juga antara sesama Muslim, apalagi jika dalam pertandingan tersebut orang islam menjadi yang ditantang, bukan yang menantang. Lebih baik lagi apabila dari pertandingan tersebut dapat diperoleh suatu kebaikan tertentu atau dapat menghilangkan rasa gengsi seorang yang angkuh dan sombong atapun menyadarkan orang yang sombong akan kelemahan dirinnya. 3 Memanah Di antara hiburan yang dibenarkan oleh syaraโ€™ adalah memanah. Pada suatu saat Rasulullah ๏ทบ berjalan-jalan menjumpai sekelompok sahabat yang sedang mengadakan pertandingan memanah, lalu Rasulullah ๏ทบ bersabda โ€œLemparlah panahmu itu, dan saya bersama kamu sekalian.โ€ HR. Bukhari. Pertandingan memanah itu bukan sekadar hobi atau permainan semata, tetapi salah satu cara untuk mempersiapkan kekuatan sebagaimana yang diperintahkan oleh Allah Subhanallahu wa Taโ€™ala โ€œDan bersiap-siaplah kamu sekalian untuk menghadapi mereka musuh dengan kekuatan yang kamu miliki.โ€ QS. Al Anfal 61. Ketika menjelaskan ayat ini, Rasulullah ๏ทบ bersabda โ€œKetahuilah bahwa yang dimaksud kekuatan itu adalah memanah, beliau mengucapkannya tiga kali.โ€ HR. Muslim. Di dalam hadits lain juga dijelaskan โ€œKamu harus belajar memanah, karena memanah itu termasuk sebaik-baik permainanmu.โ€ HR. Bazzar dan Thabrani. BACA JUGA Ini Bahaya Minum Air Dingin Usai Olahraga Namun demikian, Rasulullah ๏ทบ. mengingatkan para sahabat agar tidak menjadikan binatang-binatang jinak dan sebagainya sebagai sasaran latihan, sebagaimana yang biasa dilakukan oleh orang Arab Jahiliyah. Ibnu Umar mengatakan โ€œSesungguhnya Rasulullah ๏ทบ melaknat orang yang menjadikan sesuatu yang bernyawa sebagai sasaran memanah.โ€ HR. Bukhari dan Muslim. Larangan menjadikan hewan jinak selain berburu sebagai sasaran memanah karena terdapat unsur penyiksaan terhadap binatang. Oleh karena itu, Rasulullah ๏ทบ juga melarang mengadu binatang sebagaimana yang dilakukan oleh orang Arab Jahiliyah, yaitu mereka membawa dua ekor domba dan sapi untuk diadu sampai mati. 4 Bermain Anggar Dalam hal ini Rasulullah ๏ทบ memperkenankan orang-orang Habasyah Ethiopia bermain anggar di dalam masjid Nabawi dan beliau pun membolehkan pula kepada Aisyah untuk menyaksikan permainan itu. Ketika Umar bin Khattab bermaksud melarang orang-orang Habasyah yang sedang bermain anggar, lalu Nabi ๏ทบ mencegah sikap Umar itu. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra, ia berkata โ€œKetika orang-orang Habasyah sedang bermain anggar di hadapan Nabi ๏ทบ, tiba-tiba Umar masuk kemudian mengambil kerikil dan melemparkannya kepada mereka. kemudian Rasulullah ๏ทบ berkata kepada Umar Biarkanlah mereka itu, wahai Umar.โ€ HR. Bukhari dan Muslim. Ini merupakan suatu kelapangan dari Rasulullah ๏ทบ dengan mengizinkan permainan seperti ini dilakukan di masjidnya yang mulia, karena permainan semacam ini dimaksudkan sebagai permainan yang bermotif latihan dan bukan sekadar permainan dan hiburan belaka. 5 Pacuan Kuda Hadits-hadits Nabi ๏ทบ yang memberikan motivasi terhadap permainan pacuan kuda cukup banyak. Salah satunya adalah hadits riwayat Muslim yang berbunyi โ€œSesungguhnya Rasulullah ๏ทบ pernah mengadakan pacuan kuda dan memberi hadiah kepada pemenangnya.โ€ HR. Muslim. BACA JUGA 5 Jenis Olahraga untuk penderita Asam Lambung 6 Berburu Hiburan atau permainan yang bermanfaat yang juga dibenarkan oleh Islam adalah berburu. Berburu itu hakikatnya adalah hiburan, olah raga sekaligus bekerja, baik dengan menggunakan alat seperti tombak, panah maupun menggunakan anjing buruan. Aktivitas semacam ini diperbolehkan baik dalam al-Qurโ€™an maupun hadits Nabi ๏ทบ. diintisarikan dari buku Halal dan Haram dalam Islam oleh Syekh Muhammad Yusuf Qardhawi/majalah-hidayah. Kegemaran berolahraga sangatlah bermanfaat ditambah jikalau kita memakan makanan yang sehat dan bergizi, tentu akan menambah kesehatan kita tetap terjaga. Bukan tidak mungkin dengan berolahraga, kita akan terjauh dari masalah penyakit, sehingga ibadah pun tetap terjaga. [] Sumber As-Sunnah sebagai Sumber IPTEK dan PERADABAN/karya Yusuf Al-Qardhawy/penerbit Pustaka Al-kautsar
Yusufal-Qaradawi dalam bukunya Fiqhu al-Lahwi wa al-Tarwรฎhi, menyebutkan jenis-jenis hiburan atau permainan yang dilarang dalam agama Islam, yaitu: 1. Permainan atau hiburan yang mengandung unsur berbahaya, seperti tinju, karena di dalamnya terdapat unsur menyakiti badan sendiri dan orang lain. 2. Permainan atau hiburan yang menampilkan fisik dan aurat wanita di depan laki-laki bukan mahramnya, seperti renang dan gulat. 3. Permainan atau hiburan yang mengandung unsur magis (sihir). 4. ๏ปฟ403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID fY0QpJAX7h11BUUp_T34Xi14SmHdn-X7sEwCZ2z3mTdh-pYwNj6FeQ==
Misalnyalagi, dalam game warrior, ada fitur cara memusnahkan lawan. Apakah ini termasuk kecurangan? Jawabnya adalah fitur tersebut tidak masuk bagian dari kecurangan yang diharamkan oleh syara', sebab ia merupakan bagian dari strategi permainan. Fitur yang haram adalah (1) fitur yang dari segi fisiknya sudah haram, misalnya menampilkan pornografi. Atau juga, fitur yang haram adalah (2) fitur penyerahan harta (baik berupa koin atau uang elektronik), yang bisa dijadikan sebagai uang fisik
ยฉ Pada dasarnya, segala permainan yang bisa memberikan pengaruh positif pada pemainnya tidaklah dilarang dalam Islam. Selama dalam permainan tersebut tidak melibatkan unsur judi. Hal ini sebagimana kaidah fikih berikut ini ุงู„ู’ุฃูŽุตู’ู„ู ูููŠ ุงู„ู’ุฃูŽุดู’ูŠูŽุงุกู ุงู’ู„ุฅูุจูŽุงุญูŽุฉู ุฅูู„ูŽู‘ุง ู…ูŽุง ุฏูŽู„ูŽู‘ ุงู„ุฏูŽู‘ู„ููŠู’ู„ู ุนูŽู„ูŽูŠ ุชูŽุญู’ุฑููŠู’ู…ูู‡ู Artinya โ€œ Hukum asal segala sesuatu adalah mubah atau boleh sampai ada dalil yang menunjukkan keharamannya.โ€ Hukum boleh dalam permainan ini bisa berupa hukum mubah dan juga hukum makruh. Dari kedua hukum tersebut bergantung pada permainan itu apakah bisa memberikan dampak yang positif pada si pemain serta untuk kehidupan sosialnya. Seperti dikutip dari hukum bermain mobile legend dalam Islam adalah boleh mubah atau makruh. Meskipun game ini diperbolehkan, namun jika permainan ini dilakukan secara terus-menerus, maka hukum bermain mobile legend dalam Islam pun bisa menjadi haram. Hal ini karena ketika bermain sampai-sampai lupa pada kewajibannya, membuat malas, menurunkan etos kerja, dan tidak memiliki manfaat untuk agama. Hal ini pun dijelaskan lebih lanjut melalui kitab al-Fiqhul Manhaji oleh Syekh Musthafa berikut ini ู…ู† ู‡ุฐู‡ ุงู„ุฃู„ุนุงุจ ุงู„ุดุทุฑู†ุฌุŒ ูู‡ูˆ ู‚ุงุฆู… ุนู„ู‰ ุชุดุบูŠู„ ุงู„ุฐู‡ู†ุŒ ูˆุชุญุฑูŠูƒ ุงู„ุนู‚ู„ ูˆุงู„ููƒุฑ. ูˆู„ุง ุฑูŠุจ ุฃู†ู‡ ู„ุง ูŠุฎู„ูˆ ุนู† ูุงุฆุฏุฉ ู„ู„ุฐู‡ู† ูˆุงู„ุนู‚ู„ุŒ ูุฅู† ุนูƒู ุนู„ูŠู‡ ุฒูŠุงุฏุฉ ุนู…ุง ุชู‚ุชุถูŠู‡ ู‡ุฐู‡ ุงู„ูุงุฆุฏุฉุŒ ูู‡ูˆ ู…ูƒุฑูˆู‡ุŒ ูุฅู† ุฒุงุฏ ุนูƒูˆูู‡ ุญุชู‰ ููˆุช ุจุณุจุจู‡ ุจุนุถ ุงู„ูˆุงุฌุจุงุช ุนุงุฏ ู…ุญุฑู…ุงู‹ Artinya โ€œ Di antara permainan ini adalah catur yang selalu menyibukkan hati dan menggerakkan akal pikiran. Tidak diragukan lagi bahwa catur tidak terlepas dari faedah bagi hati dan akal. Apabila seseorang disibukkan dengannya sampai melebihi kadar faedah itu, maka hukumnya makruh. Namun, apabila terlalu disibukkan, sehingga berdampak menggugurkan sebagian kewajiban, maka hukumnya kembali menjadi haram.โ€ Hukum bermain mobile legend dalam Islam bisa berhukum boleh, makruh, dan haram tergantung pada bagaimana si pemain memosisikannya. Jika murni untuk hiburan tanpa mengenyampingkan kewajiban dan ibadah, maka hukumnya adalah boleh. Selain itu, hal lain yang juga menjadi pertimbangan adalah tentang kesehatan tubuh. Jika sahabat Dream tidak lupa dengan ibadah, namun bermain game online dengan melebihi batas hingga kesehatan tubuhnya menurun, maka hukum bermain mobile legend dalam Islam pun bisa menjadi haram. Dengan begitu, bisa disimpulkan bahwasanya hukum bermain mobile legend dalam Islam diperbolehkan. Selama dalam bermain tidak mengandung unsur judi, tidak melupakan kewajibannya dan juga ibadahnya. Serta tak lupa bermain dengan menggunakan batasan agar tidak menganggu kesehatan tubuh. Makruh Pendapat lain mengenai hokum bermain dadu adalah makruh. Pendapat ini dinyatakan oleh beberapa ulama seperti Abu Ishaq Al Maruzi yang merupakan ulama Syafi'iyah. Akan tetapi pendapat ini dianggap tidak berdasar dan tidak dapat mengalahkan dalil-dalil yang menyatakan bahwa permainan dadu adalah haram. Assalamuโ€™alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kiai, saya mau bertanya, kan sekarang banyak aplikasi-aplikasi penghasil dolar dan bisa dicairkan dalam bentuk rupiah kemudian ditransfer ke rekening. Cara bermain aplikasi tersebut adalah mengundang teman bermain game ataupun mengisi survei dan diselingi iklan-iklan. Lalu bermunculan pula cara-cara untuk mendapatkan koin dengan lebih cepat dari yang seharusnya. Menurut panjenengan, apakah mendapatkan uang dari hasil aplikasi online itu halal? Maksudnya hasil dari bermain game-nya itu berbentuk koin dan di situ juga ada cara mencurangi lawan supaya lebih mudah mendapatkan koin yang banyak. Jawaban Waโ€™alalikum salam warahmatullahi wabarakatuh. Penanya budiman yang semoga dirahmati oleh Alllah subhanahu wataโ€™ala. Hukum asal dari akad muamalah itu pada dasarnya adalah boleh, dengan catatan selagi tidak ada unsur-unsur yang diharamkan di dalamnya. Apa pun bentuk muamalah itu. Terkait dengan permainan atau gim daring online game atau yang secara populer disebut game online, hukum asal dari permainan ini juga adalah boleh, selagi tidak ada illat alasan dasar keharaman yang menjadikan game online itu berubah menjadi alat malahi. Apa itu alat malahi? Alat malahi sering juga disebut dengan istilah alat al-lahwi, yaitu alat yang ditujukan semata untuk bersenda-gurau sehingga melalaikan penggunanya dari berdzikir kepada Allah subhanahu wataโ€™ala. Maksud dari lalai berdzikir ini adalah lalai dari shalat, sebab Allah telah menegaskan dalam firman-Nya, yang ditafsiri oleh Syekh Abu Zahrah dalam kitab Zahratu al-Tafasir sebagai berikut ู€ูˆูŽูƒูู† ู…ูู‘ู†ูŽ ุงู„ุณูŽู‘ุงุฌูุฏููŠู†ูŽุŒ ุฃูŠ ุงุณุชู…ุฑ ููŠ ุฎุถูˆุนูƒ ู„ุฑุจ ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู†ุŒ ูˆุงู„ุณุฌูˆุฏ ู‡ู†ุง ุฅู…ุง ุฃู† ู†ู‚ูˆู„ ุฅู† ู…ุนู†ุงู‡ ุงู„ุฎุถูˆุน ุงู„ู…ุทู„ู‚ ู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ุŒ ูุงู„ุฎุถูˆุน ู„ู‡ ูˆุฐูƒุฑู‡ ู‡ูˆ ุงุทู…ุฆู†ุงู† ุงู„ู‚ู„ูˆุจุŒ ูˆู‚ุฏ ู‚ุงู„ ุชุนุงู„ู‰ . . . โ€ŒุฃูŽู„ุง โ€Œุจูุฐููƒู’ุฑู โ€Œุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู โ€ŒุชูŽุทู’ู…ูŽุฆูู† โ€Œุงู„ู’ู‚ูู„ููˆุจูุŒ ุฃูˆ ู†ู‚ูˆู„ ุฅู†ู‡ ุณุฌูˆุฏ โ€Œุงู„ุตู„ุงุฉุŒ ูˆูŠูƒูˆู† ุงู„ู…ุนู†ู‰ ูƒู† ู…ุณุชู…ุฑุง ููŠ ุตู„ุงุชูƒุŒ ูููŠ โ€Œุงู„ุตู„ุงุฉ ุชูุฑูŠุฌ ุงู„ูƒุฑูˆุจุŒ ูˆุฐู‡ุงุจ ุงู„ุฃุญุฒุงู†ุŒ ูˆุงู„ุงู†ุตุฑุงู ุนู† ุงู„ู‡ู…ูˆู… โ€œDan jadilah kalian termasuk orang-orang yang bersujud! Maksudnya teruslah kamu bersikap khudluโ€™ merendahkan diri kepada Tuhan Semesta Alam! Dan sujud di sini bisa kita tafsirkan dengan makna merendahkan diri secara mutlak kepada Allah SWT. Sikap rendah diri dihadapan Allah, dan mengingat berdzikir semata karena Allah merupakan sarana tenangnya hati. Dan Allah SWT telah berfirman Ingatlah, bahwa dengan berdzikir kepada Allah SWT adalah sumber ketengan hati. Atau kita juga bisa menafsirkan bahwa sesungguhnya yang dimaksud jadilah kamu termasuk orang-orang yang bersujud itu adalah sujud di dalam shalat. Oleh karenanya, makna dari perintah itu adalah seolah jadilah kamu terus menerus dalam shalatmu, karena shalat merupakan solusi bagi segala kesusahan, hilangnya duka cita, dan jalan keluar dari keprihatinan.โ€ Zahratu al-Tafasir, terbitan Dar al-Fikr al-Araby, juz 8, halaman 4118. Syekh Abu Zahra menjelaskan bahwa penafsiran kedua ini dilandasi pada sebuah keterangan atsar, yang menyatakan ูƒุงู† ุงู„ู†ุจูŠ - ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… - ุฅุฐุง ุญุฒุจู‡ ุฃู…ุฑ ูุฒุน ุฅู„ู‰ โ€Œุงู„ุตู„ุงุฉ โ€œAdalah Baginda Nabi shallallahu alaihi wasallam, bilamana beliau sedang menghadapi suatu perkara, maka beliau bersegera melakukan shalatโ€ Zahratu al-Tafasir, juz 8, halaman 4118. Walhasil, salah satu makna dzikir adalah shalat, sehingga pengertian dari alat al-lahwi sebagai yang diharamkan karena dapat melalaikan dari dzikir, dalam praktiknya adalah melalaikan dari shalat. Dengan demikian, merunut pemikiran ini, maka status hukum โ€œfisik aplikasiโ€ game online bisa disebut sebagai alat al-malahi sehingga haram menggunakannya atau mengunduhnya, adalah bila karena aplikasi itu, maka user penggunanya menjadi lalai dari shalat. Jika tidak melalaikan, maka bukan termasuk alat malahi. Jika tidak menjadi alat malahi, maka termasuk alat yang bersifat mubah sehingga dapat dimanfaatkan secara mubah li manfaatin mubahah. Karena fisik aplikasi merupakan alat dengan manfaat yang mubah, maka status fisik game online di tangan user pengguna aplikasi adalah merupakan barang pinjaman dengan akad ariyah. Pihak penyedia/pengembang aplikasi provider bisa menariknya sewaktu-waktu dari tangan user bila hal itu diperlukannya. Selanjutnya pemanfaatan barang pinjaman ariyah merupakan yang diperbolehkan bila diizinkan oleh pihak pemiliknya. Bila peminjaman itu disertai dengan penyerahan biaya sewa langsung dari pihak penyewa kepada pemilik barang aplikasiโ€“misalnya dengan basis kuota internet โ€“ maka, kuota itu menempati kedudukan sebagai ujratu al-kaliโ€™ upah sewa dalam akad fiqihnya dan hukumnya adalah halal bagi penyedia aplikasi. Namun, dalam aplikasi game online, upah yang diterima oleh pihak provider adalah berasal dari rating kunjungan user dan jumlah unduhan aplikasinya. Sementara pihak user menyerahkan kuota internet itu kepada penyedia server aplikasi, yaitu Google play store. Alhasil, harta yang diterima pengembang aplikasi adalah berasal dari Google dan merupakan ujrah baginya yang berstatus halal. Bilamana provider memberikan koin kepada user yang bisa diterimanya dalam bentuk rupiah baca dimiliki dalam bentuk harta fisik!, maka status pemberian koin ini dapat dibaca sebagai 2 hal, yaitu Koin itu merupakan bonus, dengan catatan bila terdapat misi yang dipersyaratkan menerimanya oleh provider. Misalnya setelah user membaca sekian buku yang ditampilkan oleh provider, maka dia akan mendapatkan sekian koin. Bila polanya semacam ini, maka tidak diragukan lagi bahwa relasi akad antara provider dengan user, adalah akad juโ€™alah sayembara; koin diberikan berbanding lurus dengan tingkat capaian. Oleh karenanya, status koin pemberian provider terhadap user, merupakan juโ€™lu bonus, sehingga halal menerimanya. Koin itu merupakan hibah atau hadiah bagi user. Status hibah dan hadiah ini berlaku bilamana tidak ada ketetapan yang dipersyaratkan oleh provider, misalnya baik kalah atau menang dalam memainkan game sepakbola, pihak user akan mendapatkan bonus dari provider. Oleh karenanya, pemberian semacam termasuk bagian dari hadiah CatatanPenting Yang perlu dicatat dan penting untuk dipahami oleh user adalah bahwa kedua akad di atas, hanya berlaku khususnya bila aplikasi itu menyediakan tampilan yang bermanfaat dan tidak menyajikan tampilan atau fitur yang dilarang oleh syariat. Misalnya Menyajikan tampilan pornografi Mengajak berjudi atau Mengajak permainan spekulasi dengan jalan penyodoran harta yang dipertaruhkan kendati yang disodorkan itu merupakan poin bonus Mengajak riba Mengajak transaksi yang tidak diketahui majhul. Bila hal-hal semacam ini terdapat di dalam aplikasi tersebut, dengan ciri khas adanya taruhan yang disodorkan, meskipun taruhan itu berupa poin, namun poin itu bisa dirupiahkan, maka tak urung, bonus yang didapatkan oleh user dari hasil pemakaian aplikasi tersebut adalah termasuk harta haram disebabkan illat di atas. Bagaimana bila di dalam aplikasi itu ada fitur cara mengalahkan lawan, seumpama dalam game sepakbola, ada fitur men-tackle lawan? Misalnya lagi, dalam game warrior, ada fitur cara memusnahkan lawan. Apakah ini termasuk kecurangan? Jawabnya adalah fitur tersebut tidak masuk bagian dari kecurangan yang diharamkan oleh syaraโ€™, sebab ia merupakan bagian dari strategi permainan. Fitur yang haram adalah 1 fitur yang dari segi fisiknya sudah haram, misalnya menampilkan pornografi. Atau juga, fitur yang haram adalah 2 fitur penyerahan harta baik berupa koin atau uang elektronik, yang bisa dijadikan sebagai uang fisik, dan dipakai untuk praktik judi. Setiap koin yang didapat dan bisa dijadikan sebagai uang fisik, menandakan koin itu adalah termasuk harta. Bila koin itu kemudian dipertaruhkan dalam aplikasi, maka itu menandakan aplikasi tersebut berubah fungsi menjadi aplikasi judi. Menerimanya, hukumnya adalah haram sebab illat judinya. Wallahu aโ€™lam bi al-shawab. Ustadz Muhammad Syamsudin, Tim Peneliti Bidang Ekonomi Syariah Aswaja NU Center PWNU Jatim SalatJamak yaitu salat yang dilaksanakan dengan mengumpulkan dua salat wajib dalam satu waktu, seperti salat Zuhur dengan Asar dan salat Magrib dengan salat Isya (khusus dalam perjalanan).[1] Adapun pasangan salat yang bisa dijamak adalah salat Dzuhur dengan Ashar atau salat Maghrib dengan Isya. Salat jamak dibedakan menjadi dua tipe yakni: Daftar Isi Larangan dalam Berkurban 1. Menjual Bulu dan Kulit Hewan Kurban 2. Memberi Upah Penyembelih Hewan Kurban dengan Hewan Sembelihan 3. Memotong Kuku dan Mencukur Rambut Jakarta - Kurban adalah ibadah sunnah yang dilaksanakan pada Hari Raya Idul Adha. Bagi umat Islam yang akan menunaikannya, hendaknya memperhatikan sejumlah larangan dalam berkurban sebagaimana terdapat dalam hadits az-Zuhaili dalam Kitab Fiqhul Islam wa Adillatuhu Juz 4 menjelaskan mengenai waktu yang baik untuk menyembelih hewan kurban. Menurut pendapat mazhab Syafi', waktu penyembelihan kurban yang utama adalah ketika matahari beranjak naik hingga seukuran tombak atau waktu dimulainya salat ini berpandangan, apabila penyembelihan kurban dilakukan sebelum salat dan khutbah Idul Adha maka hukumnya tidak sah. Hal tersebut berdasarkan hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim dari al-Barra' bin Azib seperti telah disebutkan terdahulu di mana Rasulullah SAW bersabda,ุฃูŽูˆู‘ูŽู„ู ู…ูŽุง ู†ูŽุจู’ุฏูŽุฃู ุจูู‡ู ููู‰ ูŠูŽูˆู’ู…ูู†ูŽุง ู‡ูŽุฐูŽุง ู†ูุตูŽู„ู‘ููŠ ุซูู…ู‘ูŽ ู†ูŽุฑู’ุญูุนูŽ ููŽุชูŽู†ู’ุญูŽุฑูŽArtinya "Aktivitas pertama yang kami lakukan untuk memulai hari ini ldul Adha adalah melaksanakan salat lalu pulang ke rumah dan setelah itu langsung menyembelih kurban."Selanjutnya, waktu penyembelihan kurban dapat dilakukan pada siang dan malam hingga berakhirnya hari Tasyriq yang menurut Imam Syafi'i hingga tanggal 13 sabda Rasulullah SAW,ุนูŽุฑูŽููŽุฉู ูƒูู„ู‘ูู‡ูŽุง ู…ูŽูˆู’ู‚ูููŒุŒ ูˆูŽุฃูŽูŠู‘ูŽุงู…ู ุงู„ุชูŽุดู’ุฑููŠู’ู‚ู ูƒูู„ู‘ูู‡ูŽุง ู…ูŽู†ู’ุญูŽุฑูŒArtinya "Seluruh kawasan Arafah adalah tempat wukuf dan seluruh hari Tasyriq adalah waktu yang sah untuk penyembelihan kurban." HR Baihaqi dan kualitasnya dinilai shahih oleh Ibnu HibbanMengenai larangan dalam melaksanakan kurban ini dijelaskan oleh Muhammad Na'im Muhammad Hani Sa'i dalam buku Fikih Jumhur, di antaranya1. Menjual Bulu dan Kulit Hewan KurbanJumhur ulama berpendapat bahwa tidak diperbolehkan menjual sedikit pun bagian tubuh hewan kurban, baik itu kulit, bulu, maupun bagian tubuh Na'im Muhammad Hani Sa'i juga menukil Kitab Bidayatu Al-Mujtahid karya Ibnu Rusyd yang meriwayatkan bahwa ulama telah sepakat untuk melarang penjualan daging hewan ini juga dijelaskan oleh Ammi Nur Baits dalam buku Panduan Qurban dari A sampai Z bagi umat Islam tidak diperbolehkan untuk memperjualbelikan bagian hewan kurban sedikit pun. Baik itu daging, kulit, kepala, bulu, tulang, maupun bagian bin Abi Thalib RA mengatakan,ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ูŽ ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุฃูŽู…ูŽุฑูŽู‡ู ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽู‚ููˆู…ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุจูุฏู’ู†ูู‡ูุŒ ูˆูŽุฃูŽู†ู’ ูŠูŽู‚ู’ุณูู…ูŽ ุจูุฏู’ู†ูŽู‡ู ูƒูู„ูŽู‘ู‡ูŽุงุŒ ู„ูุญููˆู…ูŽู‡ูŽุง ูˆูŽุฌูู„ููˆุฏูŽู‡ูŽุง ูˆูŽุฌูู„ุงู„ูŽู‡ูŽุงุŒ ูˆูŽู„ุง ูŠูุนู’ุทููŠูŽ ูููŠ ุฌูŽุฒูŽุงุฑูŽุชูู‡ูŽุง ุดูŽูŠู’ุฆู‹ุงArtinya "Rasulullah SAW memerintahkanku untuk mengurusi penyembelihan unta kurbannya. Beliau juga memerintahkan saya untuk membagikan semua kulit tubuh serta kulit punggungnya. Dan saya tidak diperbolehkan memberikan bagian apapun darinya kepada tukang jagal." HR Bukhari dan MuslimBahkan, dalam hal ini terdapat ancaman keras memperjualbelikan bagian dari hewan kurban, sebagaimana hadits dari Abu Hurairah RA bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda,ู…ูŽู†ู’ ุจูŽุงุนูŽ ุฌูู„ู’ุฏูŽ ุฃูุถู’ุญููŠู‘ูŽุชูู‡ู ููŽู„ูŽุง ุฃูุถู’ุญููŠู‘ูŽุฉูŽ ู„ูŽู‡ูArtinya "Barang siapa yang menjual kulit hewan kurbannya maka ibadah kurbannya tidak ada nilainya HR Al-Hakim dan Al-Baihaqi dalam As-Sughri. Al-Albani mengatakan hadits ini hasan.2. Memberi Upah Penyembelih Hewan Kurban dengan Hewan SembelihanLarangan ini dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan Muslim,ู†ูŽุญู’ู†ู ู†ูุนู’ุทููŠู‡ู ู…ูู†ู’ ุนูู†ู’ุฏูู†ูŽุงArtinya "Kami mengupahnya dari uang kami pribadi."Syaikh Abdullah Al-Bassaam dalam kitabnya, Taudhihul Ahkaam, turut mengatakan, "Tukang jagal tidak boleh diberi daging atau kulitnya sebagai bentuk upah atas pekerjaannya. Hal ini berdasarkan kesepakatan para ulama. Yang diperbolehkan adalah memberikannya sebagai bentuk hadiah jika dia termasuk orang kaya atau sebagai sedekah jika ternyata dia adalah miskin....."3. Memotong Kuku dan Mencukur RambutLarangan ini dijelaskan oleh Abdullah bin Ahmad Al-'Allaf Al-Ghamidi dalam buku Kamus Praktis Muslim dari A sampai Z bahwasanya apabila seseorang ingin berkurban maka sesungguhnya diharamkan baginya untuk memotong sebagian dari itu rambut, jenggot, kumis, ketiak, dan bulu kemaluannya bahkan tidak boleh juga memotong kuku sampai ia menyembelih berdasarkan hadits dari Ummu Salamah RA bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda,ุฅุฐูŽุง ุฏูŽุฎูŽู„ูŽุชู ุงู„ุนูŽุดู’ุฑู ูˆูŽุฃูŽุฑูŽุงุฏูŽ ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ุฃูŽู†ู’ ูŠูุถูŽุญูŽู‰ ููŽู„ู’ูŠูู…ู’ุณูƒ ุดูŽุนู’ุฑูู‡ู ุนูŽู†ู’ ูˆูŽุฃูŽุธู’ููŽุงุฑูู‡ูArtinya "Apabila telah masuk sepuluh hari pertama Zulhijah, dan salah seorang dari kalian hendak berkurban, hendaklah ia tidak mencukur rambut dan tidak memotong kukunya." HR Ahmad dan MuslimAda pendapat lain yang mengatakan bahwa yang dilarang untuk dipotong kuku dan rambutnya adalah hewan kurban itu sendiri. Pendapat ini dikuatkan oleh Kyai Ali Mustafa Yaqub dalam kitabnya, Ath Thurq Ash Shahihah fi Fahmi As Sunnah An Nabawiyah. Menurutnya, untuk memahami hadits larangan memotong kuku dan rambut ini dapat dilakukan dengan melihat riwayat 'Aisyah, bahwa Rasulullah SAW bersabda,ู…ุง ุนู…ู„ ุขุฏู…ูŠ ู…ู† ุนู…ู„ ูŠูˆู… ุงู„ู†ุญุฑ ุฃุญุจ ุฅู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ู…ู† ุฅู‡ุฑุงู‚ ุงู„ุฏู…ุŒ ุฅู†ู‡ ู„ูŠุฃุชูŠ ูŠูˆู… ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉ ุจู‚ุฑูˆู†ู‡ุง ูˆุฃุดุนุงุฑู‡ุง ูˆุฃุธู„ุงูู‡ุง. ูˆุฅู† ุงู„ุฏู… ู„ูŠู‚ุน ู…ู† ุงู„ู„ู‡ ุจู…ูƒุงู† ู‚ุจู„ ุฃู† ูŠู‚ุน ู…ู† ุงู„ุฃุฑุถ ูุทูŠุจูˆุง ุจู‡ุง ู†ูุณุงArtinya "Tidak ada amalan anak Adam yang dicintai Allah pada hari Idul Adha kecuali berkurban. Karena ia akan datang pada hari kiamat bersama tanduk, bulu, dan kukunya. Saking cepatnya, pahala qurban sudah sampai kepada Allah sebelum darah hewan sembelihan jatuh ke tanah. Maka hiasilah diri kalian dengan berkurban," HR Ibnu MajahHadits tersebut juga diriwayatkan oleh al Hakim dari jalur Sulaiman bin Yazid. At Tirmidzi berkata 'hadits hasan'. Namun, Al-Albani mendhaifkannya dalam Dha'if Sunan At Tirmidzi dan Dha'if Al-Jami' Ash-Shaghir. Simak Video "Dampak Corona, Penjual Hewan Kurban di Pinrang Sepi Pembeli" [GambasVideo 20detik] kri/kri

Dengandemikian terjalin keluarga yang harmonis dan penuh kasih sayang antara suami istri. Namun demikian, berbohong yang diperbolehkan dalam Islam adalah berbohong dalam arti permainan kata ( tauriyah ), yaitu menampakkan kepada yang diajak bicara tidak sesuai dengan kenyataan, namun sesungguhnya pernyataan yang diungkap adalah benar.

- Agama Islam tidak mengharamkan kegiatan hiburan bagi para pemeluknya. Baik itu berupa game, permainan digital, atau bentuk yang lainnya. Terlebih lagi tatkala hiburan tersebut bisa bikin sehat seperti olah raga. Bahkan, terkadang membuat badan menjadi perkasa dan kuat. Sebab, Rasulullah sendiri juga memiliki badan ideal dan yang melibatkan aktifnya gerakan fisik seluruh tubuh lebih diutamakan ketimbang permainan digital yang cuma menggerakan jari jemari. Ditengarai lemahnya akal dan tubuh manusia di zaman sekarang disebabkan terlalu banyak menghabiskan waktu untuk game online. Kegiatan menjadi tidak produktif lantaran waktu luang dialihkan pada membaca, menonton video bermanfaat, mencari pengalaman, belajar, berlatih, dan bentuk pengembangan diri lain para pemuda lebih banyak memutuskan menghabiskan uang demi permainan digital. Masih mending ketika game online itu mampu mengasah otak dan terus berganti-ganti tema. Nahasnya, yang terjadi gamenya itu-itu ke topik judul tulisan. Sejatinya, hukum asal hiburan dan game adalah boleh. Terkecuali ada hal-hal lain yang diharamkan lantaran tidak masuk kriteria dalam ajaran yang diperbolehkan Islam. Secara lengkap berikut inilah kriteria game dan game online yang dilarang dalam Islam1. Menyesatkan ManusiaSebuah game yang menyebabkan kerusakan iman menjadi syirik, ateis, dan kafir, menimbulkan perbuatan tercela atau maksiat, mengumbar aurot, serta hal-hal haram lainnya sudah jelas dilarang Islam. Termasuk game yang butuh waktu berjam-jam untuk menyelesaikan sehingga meninggalkan sholat. Dengan begitu manusia jadi lupa akan Terdapat Unsur JudiMendapatkan hadiah dari game hukumnya tidak dilarang. Namun, bila permainan tersebut ternyata dijadikan ajang judi maka haram. Terdapat orang yang ikut taruhan untuk mendapatkan sejumlah uang. Di mana, pemainnya sudah tahu secara pasti bahwa permainan itu jadi wahana perjudian. Tanpa usaha apapun tapi seseorang bisa dapat "hadiah".3. Jadi Penghalang dari KewajibanGame yang melalaikan manusia dari kewajiban manusia sebagai hamba Allah sudah jelas hukumnya haram. Misalnya, game yang awalnya secara hukum boleh dan tidak mengandung dosa tapi berubah jadi haram ketika jadi penghalang kewajiban. Seperti anak yang lalai pada orang tua sehingga enggan memenuhi panggilan Menimbulkan Kebencian dan PermusuhanSebuah permainan yang menimbulkan kebencian, permusuhan, diskriminasi, dan rasisme sudah pasti tidak boleh. Contohnya sebuah game yang memunculkan karakter berpakaian Islami yang berbuat kejahatan atau terorisme. Digambarkan sebagai musuh yang harus dikalahkan dalam permainan. Itu sungguh melukai hati umat Islam. Termasuk juga game yang memunculkan caci maki dan Dapat Menurunkan KeimananKadar keimanan manusia bisa bertambah dan bisa berkurang. Selain karena faktor hidayah dari Allah terdapat juga faktor perantara yang jadi penyebabnya. Di antaranya terlalu banyak tertawa sehingga menyebabkan hati mati dan tertutup dari cahaya iman. Begitu pula saat hati jauh dari zikir dan merenung muhasabah karena waktu cuma untuk game. Dengan begitu bakal membuat sulit meningkatkan iman. Kebohonganapa saja yang diperbolehkan dalam Islam? Pada dasarnya berbohong itu haram dan banyak hadits tentang bohong yang menjelaskan hal tersebut. Salah satunya adalah sabda Nabi ๏ทบ, "Dan jauhilah kebohongan. Sesungguhnya kebohongan itu menunjukkan kepada kefajiran / al-fujuur (segala jenis maksiat dan penyimpangan dari kebenaran) dan
Permainan Capit Boneka/ Foto Shutterstock Permainan ini masuk dalam kategori judi. Dream - Mesin capit boneka biasanya berderet di area permainan anak-anak dalam mal. Hal ini tentu memancing rasa penasaran si kecil. Mungkin banyak orangtua yang membiarkan anaknya bermain dengan mesin pencapit boneka tersebut, tapi ternyata memainkannya dilarang dalam Islam. Dikutip dari baik dimainkan menggunakan uang atau pun tanpa uang, hukumnya tidak diperbolehkan karena termasuk gharar ketidakjelasan dan maisir judi. Definisi maisir, dijelaskan oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ยฉ Konsultasi Syariah Artinya al-maisir adalah semua akad yang pelaku akadnya bisa jadi untung atau bisa jadi buntung rugiโ€ At Taโ€™liq alal Qawaโ€™id wal Ushul Al Jamiโ€™ah, 117. Berbeda dengan jual beli yang sah, ketika akad terjadi, pembeli tahu akan dapat barang atau jasa apa dan penjual tahu akan dibayar berapa. Adapun dalam maisir, saat akad pihak yang terlibat tidak tahu akan dapat apa nantinya, akan mendapat berapa, apakah akan untung atau sebaliknya. Unsur maisir ini terdapat dalam permainan capit boneka. Jika pemain mendapat boneka yang harganya melebihi uang taruhan, ia untung dan pemilik mesin rugi. Jika pemain tidak mendapatkan boneka tersebut, maka pemain rugi dan pemilik mesin untung. Sangat jelas unsur maisir di sini. 1 dari 4 halaman Sedangkan maisir sudah jelas larangannya dalam Al-Qurโ€™an. Allah taโ€™ala berfirman ยฉ Konsultasi Syariah Artinya โ€œ Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya meminum khamar, judi, berkorban untuk berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntunganโ€ QS. Al-Maidah 90. Allah taโ€™ala juga berfirman ยฉ Konsultasi Syariah Artinya Mereka bertanya kepadamu tentang khamar minuman keras dan judi. Katakanlah, pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar daripada manfaatnyaโ€ QS. Al-Baqarah 219. Penjelasan selengkapnya baca di sini. 2 dari 4 halaman Islam Larang Anak-anak Bermain Saat Maghrib, Ada Alasannya Dream - Matahari sudah mulai turun, hari mulai menggelap dan azan Maghrib segera berkumandang. Dulu Sahabat Dream mungkin saat bermain akan langsung dipanggil pulang untuk segera mandi dan bersiap-siap solat. Terutama anak-anak kecil yang biasanya suka bermain sore hari karena udara cenderung sejuk dan matahari tidak terlalu terik. Jelang Maghrib pasti akan langsung diajak pulang dan masuk ke rumah. Anak-anak dalam Islam memang dilarang keluar rumah saat Maghrib. Dikutip dari BincangMuslimah, hal ini sesuai dengan hadist Nabi Muhammad SAW ยฉ BincangMuslimah Artinya โ€œ Dari Jabir Nabi Saw bersabda Ketika waktu malam tiba, laranglah anak-anakmu keluar rumah, karena setan itu berinteraksi dan bertebaran pada waktu itu. Ketika waktu Isya sudah lewat, maka kalian boleh membiarkan mereka bermain. Tutuplah pintumu sambil berzikir pada Allah Swt., matikan pelitamu dan sebutkan nama Allah Swt., ikatlah kantong airmu dan sebutkan nama Allah Swt., tutupi bejanamu dan sebutkan nama Allah Swt, lakukanlah hal itu, meskipun kamu keberatan.โ€ HR. Bukhari. 3 dari 4 halaman Hamzah Muhammad Qasim di dalam kitab Manarul Qari Syarah Shahih Bukhari berpendapat bahwa dari hadis ini, setidaknya ada empat poin yang bisa dipahami dari hadis ini. Pertama, hadis ini menunjukkan bahwa setan itu sebenarnya nyata. Setan adalah makhluk yang buruk dan diciptakan untuk menggoda manusia dan garis keturunan manusia. Kedua, hadis ini menekankan bahwa hendaklah bagi orangtua untuk menjaga anak-anaknya di rumah dan melarang mereka keluar tatkala matahari terbenam. Karena setan pada waktu tersebut berkeliaran untuk menebarkan penyakit pada diri manusia. Ketiga, Nabi SAW membimbing kita untuk mengambil semua sarana yang bisa menjaga hidup, harta, dan kesehatan. Keempat, disyariatkan untuk menggabungkan dan antara mengambil sebab dan menjaga dalam mengingat Allah Taโ€™ala. 4 dari 4 halaman Dari penjelasan di atas, mitos atau petuah yang dikatakan oleh orang zaman dahulu tentu berdasar dan memiliki alasan tersendiri. Imam Ibnu Hajar al-Asqalani di dalam Kitab Fathul Bari Syarah Shahih Bukhari menyebutkan alasan Rasulullah melarang anak kecil main di malam hari. Pendapat itu mengutip dari Imam Ibnu al-Jauzi yang mengatakan, ยฉ Bincang Muslimah Artinya โ€œ Alasan anak-anak dilarang keluar pada waktu tersebut karena dikhawatirkan terjadi sesuatu, karena setan biasanya berlindung di najis yang menempel anak-anak. Zikiran yang melindungi anak-anak juga biasanya tidak ada. Sementara itu, setan itu suka menempel sesuatu yang mudah ditempelinya. Penjelasan selengkapnya baca di sini. ParentingIslampengasuhan anak Daftarkan email anda untuk berlangganan berita terbaru kami Terkait Jangan Lewatkan Editor's Pick Tak hanya Lansia, Jemaah Diperbolehkan Rehat Sejenak saat Tawaf Meski Belum 7 Putaran Gemasnya Style Alyssa Soebandono Pakai Outfit ala Siswi Korea Dress Putih Tak Monoton, Tiru Style Fatin Shidqia Pakai Obi Batik Beby Tsabina Dipulas Makeup Minimalis, Kulitnya Dipuji Sehat Banget MUA Buktikan Makeup Tanpa Bulu Mata Palsu Tetap Memikat Trending 11 Urutan Haji yang Harus Diingat, Lengkap dari Awal Sampai Akhir Keseruan Dream Day Ramadan Fest 2023 Day 4 8 Potret Rumah Mewah Wenny Ariani, Ibu dari Anak Biologis Rezky Aditya, Ternyata Konglomerat? Potret Rumah Artis di Tengah Hutan yang Jarang Tersorot Rezeki Nomplok Menantu Bersih-Bersih Rumah Mendiang Mertua, Temukan Karung Berisi Jutaan Koin Lawas, Nilainya Bikin Semringah Tak hanya Lansia, Jemaah Diperbolehkan Rehat Sejenak saat Tawaf Meski Belum 7 Putaran Viral! Pernikahan Nenek dengan Pemuda Terpaut Usia 35 Tahun, Berawal dari Kenalan di TikTok Transformasi Pria Jago Makeup, Foto Tindernya Bikin Wanita Tertipu, Pas Ketemu Aslinya โ€ฆ
5Kriteria Permainan Digital yang Diharamkan Islam. Agama Islam tidak mengharamkan kegiatan hiburan bagi para pemeluknya. Baik itu berupa game, permainan digital, atau bentuk yang lainnya
Pertanyaan Saya dan saudariku bermain permaian memasak. Di tengah permainan mereka merayakan hari raya mereka. Ketika kami mengganti dekor restoran, kita berhenti melakukan hal itu. Tapi kita tidak dapat melewati sesi khusus dengan perayaan. Apakah kita berdosa kalau kami melanjutkan permainan ini? Teks Jawaban diperbolehkan merayakan perayaan non muslim, tidak juga perayaan bidโ€™ah yang diadakan oleh sebagian orang Islam. Meskipun hal itu termasuk dalam permainan. Karena yang diharamkan itu tidak diperbolehkan rela dan mengakuinya. Apalagi ikut serta di dalamnya. Bagi umat Islam tidak ada perayaan yang dirayakan kecuali hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Selain dari itu, termasuk perayaan yang baru. Kalau dilakukan dalam rangka beribadah, maka ia termasuk bidโ€™ah tercela. Kalau dilakukan karena sekedar kebiasaan adat saja, juga dilarang dari sisi menyerupai orang kafir. Karena mereka dikenal dengan membuat perayaan dan merayakannya. Diriwayatkan Abu Dawud, 1134 dan Nasaโ€™I, 1556 dari Anas berkata ู‚ูŽุฏูู…ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุฏููŠู†ูŽุฉูŽ ูˆูŽู„ูŽู‡ูู…ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽุงู†ู ูŠูŽู„ู’ุนูŽุจููˆู†ูŽ ูููŠู‡ูู…ูŽุง ุŒ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ู…ูŽุง ู‡ูŽุฐูŽุงู†ู ุงู„ู’ูŠูŽูˆู’ู…ูŽุงู†ู ุŸ ู‚ูŽุงู„ููˆุง ูƒูู†ู‘ูŽุง ู†ูŽู„ู’ุนูŽุจู ูููŠู‡ูู…ูŽุง ูููŠ ุงู„ู’ุฌูŽุงู‡ูู„ููŠู‘ูŽุฉู ุŒ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ู‚ูŽุฏู’ ุฃูŽุจู’ุฏูŽู„ูŽูƒูู…ู’ ุจูู‡ูู…ูŽุง ุฎูŽูŠู’ุฑู‹ุง ู…ูู†ู’ู‡ูู…ูŽุง ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ุฃูŽุถู’ุญูŽู‰ ูˆูŽูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ููุทู’ุฑู ูˆุตุญุญู‡ ุงู„ุฃู„ุจุงู†ูŠ ููŠ "ุงู„ุณู„ุณู„ุฉ ุงู„ุตุญูŠุญุฉ" 2021 โ€œRasulullah sallallahu alaihi wa sallam datang di Madinah, sementara mereka mempunyai dua hari bermain di dalamnya. Maka beliau bertanya, โ€œApa dua hari ini? Mereka menjawab, โ€œDahulu kami bermain dalam dua hari waktu jahiliyah. Maka Rasulullah sallallahu alahi wa sallam bersabda, โ€œSesungguhnya Allah telah mengganti keduanya dengan yang lebih baik hari raya Adha dan hari raya Fitri. Dinyatakan shoheh oleh Albani di Silsilah Shohehah, 2021. Beliau sallallahu alaihi wa sallam juga bersabda, โ€œSiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk di dalamnya.โ€ HR. Abu Dawud, 4031 dinyatakan shoheh oleh Albani di Shoheh Sunan Abi Dawud. Kalau sekiranya tidak dapat melewati perayaan dalam permainan ini dan harus ikut serta di dalamnya, maka tidak diperbolehkan melanjutkan permainan. Dan permainan mubah yang tidak ada hal itu banyak dan mencukupi. Permainan semacam ini, menumbuhkan anak kecil cinta terhadap kebatilan dan membiasakannya. Menjadikan perayaan hari valentin, hari raya Barbi, hari kelahiran. Harus berhati-hati dan jauhkan anak kecil darinya. Untuk faedah silahkan melihat jawaban soal no. 237205. Wallahu aโ€™lam .
2bj4.
  • 5557nraaly.pages.dev/599
  • 5557nraaly.pages.dev/521
  • 5557nraaly.pages.dev/525
  • 5557nraaly.pages.dev/670
  • 5557nraaly.pages.dev/974
  • 5557nraaly.pages.dev/593
  • 5557nraaly.pages.dev/278
  • 5557nraaly.pages.dev/292
  • permainan yang diperbolehkan dalam islam